background img

RS DIMINTA TAMBAH RUANG ISOLASI

4 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kondisi keterisian ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit di Kota Balikpapan saat ini sudah mencapai 71 persen. Sementara untuk ruang Intensive Care Unit (ICU) terisi seratus persen.

Kondisi tersebut disebabkan karena perkembangan kasus Covid-19 yang meningkat signifikan pada satu pekan belakangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan itu ketika diwawancarai KPFM usai jumpa pers akhir tahun di Pemkot Balikpapan, Senin (28/12).

Dikatakan, dalam minggu ini kondisi ICU di rumah sakit full, rasio pemakaian seratus persen. Dan ruang isolasi untuk penduduk Balikpapan 71 persen.

“Tetapi rumah sakit di Balikpapan banyak diisi dari rujukan Paser, PPU, Samboja dan Samarinda. Jadi Kalau jumlah dengan penduduk luar Balikpapan, maka rasio keterisian ruang isolasi sampai 80 persen,” katanya.

Standar keterisiaan ruang isolasi, lanjut wanita yang akrab disapa Dio itu, sejatinya hanya 60 persen. Untuk itu, langkah strategis antisipasi perlu segera dilakukan agar warga yang terpapar bisa mendapat perawatan.

“Kami minta rumah sakit untuk waspada dengan menambah dan membuka lagi ruang isolasi Covid-19,” ujar wanita berjilbab itu.

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim agar Balikpapan juga boleh merujuk pasien lintas Kabupaten.

“Karena ICU kita juga tersisi rujukan dari Samarinda, maka bisa saja Balikpapan juga sebaliknya merujuk ke Samarinda. Kita sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan Dinkes Kaltim. Bukan hanya Balikpapan, tapi kita juga boleh merujuk lintas Kabupaten,” ungkapnya.

Ada pun persiapan lainnya, seperti di daerah lain dengan mendirikan tenda darurat. “Sejelek-jeleknya tenda boleh dibuka. Sama seperti daerah lain mengantisipasi lonjakan kasus,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *