background img

RS DARURAT TUNGGU REFOCUSING

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Rencana Pemerintah Kota Balikpapan untuk membangun rumah sakit darurat khusus bagi pasien Covid-19 masih menunggu kejelasan alokasi anggaran untuk pembangunannya.

Dengan peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat secara signifikan, maka pembangunan rumah sakit darurat khusus bagi pasien covid-19 sangat diperlukan untuk mengatasi masalah kekurangan ruang isolasi yang tersedia di rumah sakit.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pembahasan untuk menentukan alokasi anggaran dalam membiayai penanganan Covid-19 melalui kebijakan refocusing terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan tahun 2021.

“Saat ini kita masih berusaha bersama-sama dewan melakukan pembahasan terkait pelaksanaan refocusing anggaran,” kata Rizal kepada wartawan, Selasa (16/2).

Ia menjelaskan, dirinya telah memerintah kepada Sekretaris Daerah Kota Balikpapan untuk melakukan pembahasan kembali sejumlah program yang sudah dianggarkan untuk dilakukan refocusing dalam membiayai penanganan Covid-19.

“Saat ini Pak Sekda juga masih membahas terkait sejumlah anggaran yang ada, jika dilakukan refocusing dengan berkoordinasi dengan dewan,” ujarnya.

Ia menerangkan, pihaknya saat ini masih menyusun sejumlah kajian untuk mencari formulasi refocusing yang paling baik untuk menentukan pola pembiayaan penanganan Covid-19, sehingga lonjakan jumlah kasus yang terjadi dapat ditangani.

“Segala hal sedang kita jajaki kemungkinannya. Termasuk juga di rumah sakit darurat untuk menangani peningkatan jumlah pasien Covid-19, jadi segala kemungkinan saat ini sedang kita bahas dan memang kita sedang mencari formula yang paling pas,” ungkapnya.
Ia menuturkan, pembahasan tersebut meliputi formulasi pembiayaan jumlah belanja yang hingga saat ini mungkin belum tercover atau terbayarkan, yang akan disinkronkan dengan potensi pendapatan yang dapat diperoleh Kota Balikpapan di tahun 2021 ini.

“Semua hal tentunya akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Balikpapan bersama dengan DPRD dalam melakukan refocusing anggaran,” ungkapnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *