background img

RETRIBUSI PARKIR MASIH MINIM

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan dari retribusi parkir khusus tepi jalan dinilai masih sangat minim, padahal potensi yang ada sangat besar.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Balikpapan ada sekitar 180 titik parkir tepi jalan, 110 titik di antaranya sudah masuk dalam program binaan oleh Dinas Perhubungan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle mengatakan, target pendapatan asli daerah dari retribusi parkir khusus tepi jalan dinilai terlalu kecil.

Target yang ditetapkan oleh pemerintah kota Balikpapan untuk parkir tepi jalan itu hanya sekitar Rp 1,6 miliar dari total target sekitar Rp 3 miliar dalam satu tahun.

Menurutnya, target yang ditetapkan oleh pemerintah kota Balikpapan tersebut dinilai terlalu jauh atau terlalu rendah dari yang diharapkan. Padahal diasumsikan satu titik parkir itu dapat menghasilkan hingga Rp 2 juta per hari.

“Kalau kami perhitungankan, satu titik itu bisa menghasilkan hingga Rp 2 juta per hari jadi satu titik parkir saja bisa menghasilkan hingga sampai 60 juta 1 bulan atau kalau diasumsikan sekitar Rp 720 juta dalam satu tahun atau hampir satu miliar, itu satu titik, ini ada sekitar 110 titik,” kata Sabaruddin kepada wartawan, Jumat (25/6).

Untuk itu, pihaknya meminta agar pengelolaan parkir tepi jalan yang selama ini dijalankan dengan melibatkan juru parkir binaan dapat dievaluasi, agar dapat dimaksimalkan untuk memberikan pemasukan bagi daerah.

“Kami mendorong agar pengelolaan parkir ini lebih baik diserahkan kepada pihak ketiga sehingga target pendapatan dari parkir ini bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *