background img

RESEPSI PERNIKAHAN HANYA DI GEDUNG

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan memperbolehkan kegiatan resepsi pernikahan di tengah masa pandemi Covid-19.

Kebijakan untuk memperbolehkan kegiatan resepsi pernikahan dilakukan terkait rencana relaksasi atau kelonggaran aturan yang diterapkan untuk mendukung rencana penerapan kebijakan new normal atau normal baru di tengah masa pandemi Covid-19.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pembahasan dengan sejumlah instansi terkait untuk mengizinkan masyarakat menggelar resepsi pernikahan di tengah masa pandemi Covid-19.

“Minggu ini akan kita bahas dengan organisasi yang mengurusi resepsi pernikahan sebelum kita izinkan kembali. Saya harap yang mau menikah sabar dulu,” katanya dalam kegiatan jumpa pers di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat (12/6).

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menyusun jadwal untuk menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah wedding organizer yang ada di Balikpapan untuk membahas tentang kebijakan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan resepsi pernikahan di tengah masa pandemi Covid-19.

“Jadi kita akan bahas dengan organisasi yang mengurusi resepsi pernikahan, tentang bagaimana menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan resepsi pernikahan,” ujarnya.
Salah satunya adalah dengan membatasi jumlah tamu undangan yang hadir di acara resepsi pernikahan untuk mencegah adanya potensi penyebaran Covid-19. Jumlah tamu undangan yang hadir maksimal 30 orang.

Selain itu, pelaksanaan resepsi pernikahan juga dilarang dilaksanakan di rumah. Resepsi pernikahan hanya boleh digelar di gedung yang disewakan untuk pernikahan, sehingga lebih mudah untuk diawasi penerapan protokol kesehatannya.

“Untuk resepsi pernikahan kita harapkan pelaksanaan resepsinya tidak di rumah tapi diarahkan di gedung. Jadi lebih gampang kita memantaunya,” ujarnya.
Untuk sementara, ia mengimbau agar masyarakat dapat menahan diri dan bersabar untuk tidak menggelar resepsi pernikahan hingga adanya kejelasan aturan pelaksanaan resepsi pernikahan di tengah masa pandemi Covid-19.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *