background img

RESEPSI PERNIKAHAN DIBATASI 50 PERSEN

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan tetap memberikan izin kepada pelaksanaan resepsi pernikahan di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Kita level 1 terasa seperti level 2. Pernikahan tetap diperbolehkan. Waktu kita berada di level 1 sebelumnya itu kita perbolehkan sampai 70 persen, tapi untuk saat ini kita berlakukan aturan seperti level 2 yang kita batasi 50 persen,” kata Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Zulkifli kepada wartawan, Minggu (6/2).
Ia menjelaskan, meski saat ini Kota Balikpapan ditetapkan dalam status PPKM level 1, tapi pihak menerapkan kebijakan PPKM level 2.
Hal ini dilakukan terkait lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan yang meningkat tajam selama sepekan ini, yang mendudukkan Kota Balikpapan sebagai zona merah Covid-19.
Ia menjelaskan, meski penetapan level PPKM dilakukan melalui Kementerian Dalam Negeri yang assessment melalui Kementerian Kesehatan, dengan 5 indikator yang telah ditetapkan di antaranya angka kematian, angka kesembuhan dan jumlah kasus positifnya.
Tapi dalam pelaksanaannya, diserahkan kepada pemerintah daerah, menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan saat ini.
“Tapi kan kondisinya ada warning, karena memang ada perkembangan kasus yang bisa mencapai 40an kasus per hari,” ujarnya.
Meski jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sedang meninggi, pihaknya akan tetap memberikan izin kepada masyarakat untuk melaksanakan resepsi pernikahan. Karena untuk saat ini capaian vaksinasi di kota Balikpapan sudah mencapai 100 persen. Sehingga pihaknya hanya akan menekan pada pengawasan kapasitas agar tidak terlalu penuh melebihi batas maksimal yang disyaratkan.
“Insya Allah, masyarakat yang datang ke acara pernikahan itu sudah divaksin. Jadi kita lebih menekankan pada kapasitas saja jangan sampai terlalu penuh,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan resepsi pernikahan, pihaknya tetap menerapkan aturan yang ada saat ini, di antaranya dengan mewajibkan masyarakat melaporkan terlebih dahulu acara kegiatannya untuk mendapat rekomendasi dari Satgas yang ada wilayah.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.