background img

RESEPSI DIPERBOLEHKAN KEMBALI

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Seiring dengan penurunan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19, Pemerintah Kota Balikpapan kembali melakukan sejumlah relaksasi atau kelonggaran.

Hal ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kota Balikpapan, karena dalam kebijakan relaksasi diberikan salah satunya adalah membuka kembali izin bagi masyarakat yang akan menggelar resepsi pernikahan.

Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Zulkifli mengatakan pihaknya telah membuka kembali izin pelaksanaan resepsi pernikahan pada masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid kedua.

“Secara umum kita menyiapkan aturannya bagi masyarakat yang mengundang undangan dengan jumlah 30 orang ke atas wajib lapor ke Satgas,” kata Zulkifli kepada wartawan, Jumat (5/3).

Menurut Zulkifli, kebijakan untuk membuka kembali izin resepsi pernikahan ini berlaku untuk kegiatan yang dilaksanakan baik di hotel atau gedung maupun pemukiman.

Ia menjelaskan, bahwa tim Satgas Covid-19 telah menyiapkan sejumlah aturan untuk mendukung kebijakan tersebut, protokol kesehatan Covid-19 dapat tetap dilaksanakan secara maksimal.

“Satgas akan mengeluarkan rekomendasi apakah protokol kesehatannya dilaksanakan atau tidak,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, sedikitnya ada tiga syarat yang harus dipenuhi dalam mengajukan izin resepsi pernikahan, yang pertama adalah terkait kapasitas ruangan yakni maksimal 50% dari kapasitas maksimal ruangan.

Lalu, yang kedua adalah penerapan protokol kesehatan harus benar-benar ketat, dan yang ketiga adalah durasinya diatur sesuai dengan aturan dari Satgas covid 19.
Lanjut Zulkifli, Kalau kegiatan yang dilaksanakan melibatkan orang banyak maka durasi acaranya akan dibatasi selama 5 jam, yang terdiri dari maksimal 2 jam acara sesi pertama, 1 jam sesi istirahat dan 2 jam sesi kedua.
“Maksimal 2 jam harus selesai, kemudian beri istirahat satu jam kemudian lanjut lagi 2 jam, Jadi kita berikan waktu sebanyak 5 jam. Dan jumlah maksimal undangan itu 200 orang,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *