background img

RENCANA PROYEK LAPANGAN PONI DIUSULKAN DIEVALUASI

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan diminta untuk mengkaji ulang rencana proyek pemanfaatan lapangan Poni.

Hal tersebut perlu dilakukan untuk meninjau asas manfaat rencana proyek lapangan Poni untuk kepentingan masyarakat Kota Balikpapan.

“Saya kira rencana itu bagus saja, tapi kalau pemanfaatannya banyak yang tidak berpihak bisa dilakukan evaluasi,” kata Wali Kota Balikpapan periode 2016 – 2021, Rizal Effendi ketika diwawancarai wartawan, Senin (25/4).

Ia menyampaikan bahwa rencana proyek pembangunan lapangan Poni yang akan melibatkan pihak swasta harus benar-benar memberikan asas manfaat, kalau memang ditemukan banyak yang tidak berpihak, lebih baik dilakukan evaluasi.

Pemerintah Kota Balikpapan juga telah memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan kegiatan proyek lapangan Poni, karena pihak perusahaan yang akan ditunjuk sebagai pengelola lapangan Poni belum mengantongi kontrak kerjasama yang ditandatangani oleh pemerintah. Sehingga kegiatan proyek yang dilaksanakan dinilai menyalahi aturan.

Rencananya lapangan Poni yang saat ini masih dalam kondisi lapangan rumput akan ditingkatkan menjadi lapangan mini soccer, yang dibangun dengan melibatkan pihak ketiga.

Menurut Rizal, meskipun status lahan lapangan Poni tersebut ada yang menggugat, namun statusnya masih merupakan aset milik Pemerintah Kota Balikpapan.

“Memang untuk status lapangan Poni tersebut ada yang menggugat, tapi sepanjang saya menjadi wali kota, itu masih kuat kepemilikannya. Milik pemerintah kota.Tapi kalau pemanfaatannya dianggap tidak tepat yang bisa dievaluasi,” ujar Wali Kota Balikpapan dua periode ini.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan berhak melakukan evaluasi kalau pemanfaatannya tidak sesuai.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.