background img

RENCANA IKN BELUM PENGARUHI PERTUMBUHAN PENDUDUK

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Rencana Pemerintah Pusat yang akan melanjutkan pembangunan ibu kota negara di kawasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, belum berdampak pada peningkatan jumlah pendatang ke Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Balikpapan Helmi Hasbullah mengatakan hingga saat ini, belum ada pertambahan jumlah penduduk yang signifikan.

Berdasarkan catatan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Balikpapan, laju pertambahan penduduk di Kota Balikpapan satu bulan nasih berada pada angka 1.200 sampai 1.500 orang. Sementara yang pindah, berkisar 700 sampai seribu orang,

“Jadi tidak terlalu tinggi sebenarnya. Karena pertambahan paling banyak itu malah dari kelahiran, karena per hari itu angka di antara 25 sampai 30 kelahiran. IKN ini belum ada dampak, yang signifikan terhadap pertumbuhan penduduk,” kara Helmi kepada wartawan, Jumat (19/11).

Sementara itu, ia menjelaskan saat ini pihaknya masih mengkaji rencana untuk menerapkan kembali aturan penggunaan surat jaminan bagi pendatang di Kota Balikpapan.

“Nanti kaji dari segi aturannya, karena kalau bicara kedudukan itu kan sekarang sudah ada undang-undang. Yang tersusun secara sentralistis karena semua diatur oleh pusat. Kita akan konsultasikan dengan pusat kita kaji sama-sama,” terangnya.

Ia mengungkapkan, memang sudah ada beberapa daerah sudah ada yang memberlakukan namun bukan bentuk uang jaminan, seperti di Surabaya, bagi pendatang yang masuk, kelurahan akan melakukan pemeriksaan secara lengkap sebelum diberikan izin tinggal.

“Kelurahan cross check alamatnya dimana, benar atau tidak orang yang bersangkutan tinggal di daerah sini. Terus rumah yang dia tinggali rumah siapa, apakah ada izinnya tidak, termasuk dari pemilik rumah ditanya tanah yang ditempatinya miliknya atau bukan, semua akan diperiksa. Kalau dalam pemeriksaan ternyata rumah yang ditempati ilegal atau rumah liar, maka yang bersangkutan tidak akan diberikan KTP, kemudian dipulangkan,” jelasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *