background img

REMAJA DITEMUKAN TAK BERNYAWA DALAM GORONG-GORONG

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Hilang selama lima hari, HD (18) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di gorong-gorong depan kios ikan hias Jaya Aquarium, Jalan Siaga RT 24, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota, Selasa (6/4) pukul 02.00 Wita.

Sebelumnya, remaja yang beralamat di Jalan Al Makmur, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota itu hilang sejak Jumat (2/4) lalu. Sejak saat itu, pihak keluarga berusaha mencari keberadaannya.

Bahkan sampai membuat laporan orang hilang ke pihak berwajib.
Upaya pencarian pun menemui titik terang. Pihak keluarga menemukan motor yang dipakai korban di postingan salah satu akun medsos terkait kecelakaan tunggal di kawasan Jalan Siaga, tak jauh dari Mako Den Intel pada Jumat (2/4) dini hari sekitar pukul 02.20 Wita.

Dalam postingan tersebut hanya terlihat kendaraan serta helm saja di lokasi kejadian, sementara korban tak ditemukan.

Keluarga korban yang yakin bahwa motor tersebut adalah yang dipakai oleh korban, langsung ke lokasi kejadian pada Selasa (6/4) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Mereka bertemu dengan seorang penjaga Den Intel yang pertamakali melihat motor korban.

“Oleh Den Intel menjelaskan jika malam itu memang terdengar suara knalpot nyaring. Kondisi saat hujan deras dan banjir. Ketika didatangi hanya ditemukan motor dan helmnya saja, orangnya enggak ada,” kata Kapolsek Balikpapan Selatan AKP Agung Nursapto, Selasa (6/4).
Kuat dugaan jika korban saat kejadian hanyut terbawa arus di parit. Pihak keluarga dibantu piket Den Intel serta warga sekitar pun menyisiri parit yang ada di sekitar lokasi kejadian.
“Saat pencarian itu, salah satu warga melihat benda dalam gorong-gorong. Awalnya dikira bantal, pas disenter terlihat kepala korban dan bau menyengat. Korban dalam keadaan tengkurap mengapung,” ungkapnya.
Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Sekira pukul 02.45 Wita para petugas kepolisian baik dari Tim Inafis Polresta Balikpapan dan jajaran Polsek Balikpapan Selatan tiba di lokasi kejadian.
Hanya saja proses evakuasi jasad korban sedikit terkendala karena berada dalam gorong-gorong. “Agak sempit. Jadi gorong-gorongnya dibongkar dulu,” ucap Kabid Kebencanaan dan Kedaruratan BPBD Balikpapan, Usman Ali.
Sekira pukul 05.16 Wita, jasad korban berhasil dievakuasi oleh petugas dari dalam gorong-gorong dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk dilakukan visum.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *