background img

REFOCUSING BERDAMPAK HINGGA 2022

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Taufiqurrahman mengatakan, rencana pemerintah untuk melakukan kembali refocusing akan memberikan dampak berkepanjangan terhadap kondisi anggaran.

Menurut Taufiq, kebijakan pemerintah dalam melakukan refocusing akan berdampak tidak hanya pada anggaran di tahun 2021, namun akan dirasakan hingga tahun 2022 mendatang.

“Kalau kita melakukan refocusing kembali maka kita tidak akan ada pembangunan. Memang kalau bisa Perpres yang ditandatangani oleh Presiden itu berlaku hingga Tahun 2022, tapi kalau kita melakukan refocusing kembali di tahun 2021 ini, maka akan berimbas pada perekonomian atau rencana pembangunan infrastruktur hingga di tahun 2022 mendatang,” kata Taufiq kepada wartawan, Senin (1/2).

Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan kembali melakukan refocusing anggaran di tahun 2021 ini. Kebijakan ini sudah disetujui oleh Menteri Dalam Negeri, tinggal menunggu petunjuk teknis untuk pelaksanaannya.

Menurut Taufiq, pemerintah harus mempertimbangkan kembali rencana untuk melakukan refocusing anggaran, terutama terkait dampak terhadap pembangunan infrastruktur di Kota Balikpapan.

“Kalau saya secara pribadi tidak setuju dengan adanya refocusing ini, karena tentunya akan menyebabkan kegiatan aspirasi atau pembangunan yang ada di kota Balikpapan akan kembali tertunda,” ujarnya.

Ia menambahkan, kalaupun pemerintah tetap melakukan refocusing, dirinya mengusulkan agar anggaran khususnya untuk penanggulangan banjir seperti pengerukan sedimentasi tetap dipertahankan.

“Harus ada untuk penanggulangan masalah banjir seperti pengangkutan sedimen, dan tidak ada lagi pembangunan drainase,” tambahnya.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *