background img

RAZIA MASKER KEMBALI DIGALAKKAN

12 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kembali menjadwalkan untuk menggelar razia kepatuhan protokol kesehatan pada 4 November hingga 29 November 2020.

Kegiatan ini dilakukan untuk memperketat penerapan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 di bulan November ini setelah Kota Balikpapan berhasil masuk ke zona orange.

“Kami mulai lagi razia kepatuhan protokol kesehatan pada 4 November hingga 29 November 2020.

Ini sesuai dengan Peraturan Walikota Balikpapan Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Balikpapan,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan, Selasa (3/11).

Hal itu sejalan dengan keluarnya surat perintah dari walikota selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 untuk kembali melakukan razia kepada masyarakat agar tidak abai dengan protokol kesehatan yang diberlakukan.

Meski saat ini Balikpapan berstatus zona orange dalam hal penyebaran Covid-19.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke sejumlah instansi dalam rangka pelaksanaan razia Covid-19.

Ada 6 instansi yang terlibat untuk koordinasi pelaksanaan razia di lapangan yakni Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Camat dan Lurah se Kota Balikpapan.

Menurut Rizal, dalam rangka penerapan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 para petugas akan melakukan pemeriksaan penggunaan masker, kerumunan massa dan protokol kesehatan lainnya di tempat dan fasilitas umum di seluruh wilayah Kecamatan dalam kota.

Sedangkan penerapan hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19 ini berlaku bagi perorangan maupun pelaku usaha.

“Nantinya akan ada sanksi yang diberikan kepada para pelanggar protokol kesehatan tersebut. Kami juga telah mengeluarkan surat edaran, di mana salah satu isinya meminta masyarakat yang ingin beraktivitas di luar rumah wajib menggunakan masker. Bagi warga yang kedapatan tidak menggunakan masker, maka akan dikenakan sanksi,” tuturnya.

Adapun untuk jadwal, lokasi dan kebutuhan personel gabungan pelaksanaan kegiatan razia penggunaan masker, kerumunan massa dan protokol kesehatan lainnya melibatkan OPD terkait. Bahkan pihak kepolisian maupun TNI, lanjut Rizal, juga akan terlibat secara aktif sebagai bagian dukungan forum komunikasi pimpinan daerah dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Razia masker dan kerumunan ini akan dilaksanakan sepanjang November ini di dalam Kota Balikpapan secara bergilir, dengan harapan masyarakat dapat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, selalu pakai masker ketika keluar rumah serta menghindari kerumunan,” jelasnya.

Rizal juga meminta dukungan semua pihak dalam menyukseskan pelaksanaan razia Covid-19 di bulan November ini. Sebab pemerintah bertujuan membangun kesadaran disiplin masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Sementara sanksi yang disiapkan berbentuk administrasi berupa teguran secara lisan, teguran secara tertulis, penahanan sementara kartu identitas, pembubaran kerumunan, penutupan sementara, tindakan lain yang dapat dilakukan menghentikan pelanggaran atau pencabutan izin.

(MAULANA/ KFPM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *