background img

PUSLABFOR SISIR LOKASI KEBAKARAN GUNUNG BUGIS

6 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Surabaya akhirnya tiba di Kota Minyak -sebutan Balikpapan, Selasa (22/6).

Kedatangan mereka untuk melakukan penyelidikan di dua lokasi kebakaran hebat yang terjadi di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat (Balbar) beberapa waktu lalu.

“Sudah datang. Ada dua orang dari Puslabfor Mabes Polri cabang Surabaya. Sekarang sudah mulai bekerja,” kata Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Totok Eko Darminto kepada wartawan.

Mereka menyisiri setiap sudut di lokasi kebakaran tersebut. Berusaha mencari tahu penyebab pasti dari dua kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan rumah.

“Untuk sumber atau asal mula api dari mana sebenarnya sudah tahu. Tapi penyebab pastinya apa, masih dalam penyelidikan,” ungkap Kompol Totok.

Ditanya berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil penyelidikan, Kompol Totok menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada tim dari Puslabfor.

“Saya tidak bisa menyimpulkan. Tim masih bekerja. Nanti kita kabari hasilnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu dua musibah kebakaran hebat terjadi di wilayah Gunung Bugis, Baru Ulu, Balikpapan Barat.

Pertama pada 5 Juni 2021 lalu pukul 23.00 Wita. Sedikitnya 31 unit rumah warga dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran itu.

Rinciannya 21 unit ludes terbakar dan 10 lainnya ikut terdampak. Semuanya berada di tiga RT, yakni RT dua, tiga dan empat. Akibatnya, sebanyak 44 Kepala Keluarga (KK) dengan 155 jiwa kehilagan tempat tinggal.

Sementara untuk korban meninggal dunia satu orang, bermama Haruna (53). Ia merupakan pemilik rumah No 45 RT dua, di mana pertama kali api berasal.

Kemudian, peristiwa kebakaran kedua terjadi pada Kamis, 17 Juni 2021 lalu pukul14.30 Wita. Lokasinya masih di Gunung Bugis, tepatnya di RT 38 dan RT 40. Sebanyak 12 rumah ludes terbakar.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *