background img

PUSLABFOR MABES POLRI TURUN TANGAN

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Musibah kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin Gunung Bugis RT 38 dan RT 40, Baru Ulu, Balikpapan Barat pada Kamis (17/6) kemarin membuat penasaran warga terkait penyebabnya.

Perihal itu, tim dari kepolisian pun diturunkan ke lokasi kejadian, Jumat (18/6) pagi menjelang siang sekira pukul 11.00 Wita.

Mereka dari Inafis Polresta Balikpapan bersama jajaran Polsek Balikpapan Barat. Bertugas menggali informasi dan fakta penyebab kebakaran serta menentukan titik api berasal.

“Hari ini tim Inafis Polresta dan anggota Polsek Balikpapan Barat sudah mulai bekerja. Kita bentuk tim olah TKP untuk mengetahui penyebabnya,” kata Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Totok Eko Darminto di lokasi kejadian.

Dalam olah TKP tersebut, tim mencari barang bukti tambahan juga memperdalam lagi barang bukti yang telah diamankan sebelumnya.

“Barang bukti yang kita amankan kemarin sudah ada, termasuk arangnya. Hari ini kita perdalam lagi lewat olah TKP untuk cari tahu asal atau titik api,” ungkap Kompol Totok.

Sejumlah saksi juga telah diperiksa oleh kepolisian. Termasuk seorang warga bernama Rasyid, pemilik rumah yang diduga pertama kali api berasal.

“Ada empat atau lima orang saksi yang kita periksa di Polsek, termasuk pemilik rumah Rasyid dan tetangga sekitar kiri kanan yang melihat kejadian. Dan hari ini tambah lagi saksinya,” tuturnya.
Asal api berdasarkan keterangan saksi memang dari rumah Rasyid yang saat itu dalam keadaan kosong.

“Saat itu Rasyid sedang bekerja, ibunya enggak di rumah juga. Jadi dalam keadaan kosong,” ucapnya.
Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait penyebab dari kebakaran tersebut. Masih harus menunggu tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri yang akan turun langsung ke lokasi melakukan penyelidikan.

“Kita sudah koordinasi, tim dari Mabes Polri akan tiba secepatnya dan turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan menentukan apa penyebabnya,” tandasnya.

Diketahui, dalam peristiwa kebakaran ini sedikitnya sepuluh unit rumah warga hangus terbakar. Akibatnya sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) dengan 76 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *