background img

PULUHAN JURNALIS GELAR AKSI SOLIDARITAS

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Puluhan jurnalis di Balikpapan menggelar aksi solidaritas kekerasan terhadap Nurhadi wartawan Tempo yang dilakukan oknum anggota kepolisian di Surabaya pada 27 Maret 2021 lalu.

Aksi ini dilakukan dengan menyematkan pita putih ke lengan wartawan yang sebagai perdamaian.

“Ini sebagai tanda keprihatinan dan solidaritas kepada wartawan. Saya yakin di Balikpapan tidak terjadi aksi kekerasan kepada wartawan. Kekerasan wartawan merupakan pembungkaman terhadap kebebasan pers, ” tandas Ketua AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia) Kota Balikpapan Teddy Rumengan saat orasi di kantor DPRD Balikpapan, Rabu (21/4).

Menurutnya, tindakan kekerasan tersebut melanggar Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang tugas dan profesi wartawan, karena segala bentuk kekerasan tidak dapat ditoleransi oleh pihak-pihak manapun.

”Kami mendesak kepolisian untuk segera menuntaskan karena ada aktor intelektual di balik ini. Kami melihat ini belum tuntas walaupun sudah tahap penyidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari mengatakan pihaknya mendukung aksi solidaritas yang dilakukan oleh jurnalis Kota Balikpapan.

“Kami selaku Wakil Rakyat menentang tindakan kekerasan kepada siapa pun termasuk kepada wartawan. Jurnalis selaku profesi sebagai corong informasi menyampaikan kebenaran kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menyampaikan, dalam menjalankan tugasnya wartawan dilindungi oleh undang-undang yaitu UU 40 Tahun 1999 tentang Pers. Jadi selama kerja pers tersebut dalam kaidah kode etik jurnalistik dimana upaya investigasinya diketahui oleh redaksi dan menyiapkan rencana kegiatan jurnalistiknya, maka kegiatan tersebut legal sesuai undang-undang.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *