background img

PUASA ITU MENYEHATKAN

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Setiap tahun Ramadan selalu dinantikan umat muslim. Sebab di bulan istimewa ini mereka bisa memburu pahala sebanyak-banyaknya dari berbagai ibadah yang dilakukan.

Ibadah utama pada Ramadan adalah puasa. Selain menambah pahala, menjalani puasa satu bulan penuh juga bagus untuk kesehatan.

Tahun ini adalah tahun kedua bagi umat muslim berpuasa di tengah pandemi Covid-19. Puasa Ramadan terbukti aman untuk dilakukan di era pandemi, bahkan memberi potensi manfaat kesehatan.

“Dengan berpuasa manusia itu sesungguhnya akan menjadi jauh lebih bahagia, jauh lebih tenang dan jauh lebih menjadi sehat karena pada saat manusia bisa melepaskan kungkungan hawa nafsu,” kata ustadz Khusnul Afif ketika menjadi narasumber dalam Talkshow di Radio KPFM Balikpapan, Selasa (13/4).

Menurutnya, ada tiga golongan orang berpuasa. Yang pertama adalah puasanya orang awam yang hanya menahan lapar dan menahan haus, namun hatinya masih memikirkan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT, walaupun secara syariat ini tidak membatalkan puasa, tetapi ini nilai pahalanya tidak ada.
“Ini baru latihan puasa secara fisik, karena kakinya diajak ke mana-mana. Bisa kongko-kongko, kadang boncengan sama pacarnya yang belum muhrimnya. Makanya hal seperti ini adalah puasanya orang awam,” ujarnya.
Golongan yang kedua adalah kelasnya khusus, yaitu orang yang sudah mampu mengendalikan perutnya kemudian, alat kelaminnya dan hawa nafsunya. Namun pikiran dan hatinya masih belum, karena masih sering marah, kecewa, sedih dan berpikir negatif.
Dan golongan yang ketiga adalah kelompok istimewa, yang merupakan tingkatan tertinggi. Orang yang berpuasa pada kelompok ini adalah orang yang betul-betul melakukan puasa pada semua hal yang berkaitan dengan hawa nafsu, pikiran, perasaan dan tidak melakukan apapun kecuali sesuatu yang diberikan nilai dan pahala oleh Allah SWT.

Orang berpuasa pada level istimewa ini
sesungguhnya akan menjadi jauh lebih bahagia, lebih tenang dan lebih sehat karena pada saat sudah bisa melepaskan kungkungan hawa nafsu, maka dia tidak akan pernah merasakan penyakit sakit hati seperti kecewa, marah, jengkel dan lain-lainnya.

Sehingga secara otomatis manusia yang tidak terbebani oleh apapun di muka bumi ini, sehingga dia berada di dalam level kebahagiaan.

Jika sudah berasa level kebahagiaan makanya sistem tubuhnya akan membangun sistem hormon oksitosin, menghilangkan racun dalam tubuh yang akan dieliminir kemudian ditingkatkan hormon endorfin, yang akan meningkatkan daya tahan secara maksimum.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *