background img

PROYEK JARGAS DILANJUTKAN

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Setelah sempat terhenti sejak April 2020 lalu, Pemerintah Kota Balikpapan kembali melanjutkan proyek pembangunan jaringan gas rumah tangga di masa pandemi Covid-19. “Kami kembali melanjutkan proyek pembangunan jaringan gas, mereka tetap bekerja dengan melaksanakan dengan prosedur Covid-19,” kata Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Balikpapan Panti Suhartono ketika wawancarai wartawan, Selasa (23/6).

Ia menjelaskan, untuk tahun 2020 ini Kota Balikpapan mendapatkan kuota sebanyak 6.933 SR (sambungan rumah tangga), yang terbagi dalam dua wilayah yakni Kelurahan Gunung Samarinda dan Kelurahan Muara Rapak.Pekerjaan proyek pembangunan jaringan gas ini ditargetkan selesai dalam waktu lima bulan ke depan.

Pekerjaan meliputi pembuatan jalur hingga pemasangan sambungan ke rumah yang sepenuhnya dikerjakan oleh perusahaan pemenang tender yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat. Anggaran yang dipergunakan untuk pelaksanaan proyek ini sepenuhnya berasal dari APBN.

“Untuk tahun ini sasarannya itu ada dua lokasi, yakni Kelurahan Gunung Samarinda sama Kelurahan Muara Rapak. Paling lama 5 bulan selesai, untuk pembuatan jalur hingga pemasangannya. Sehari para pekerja tersebut ditargetkan menyelesaikan pekerjaan jalur hingga 2 kilometer,” ujarnya.

Ia menerangkan, seluruh pekerja yang dilibatkan dalam proyek ini berasal dari luar Balikpapan, yang masuk ke Kota Balikpapan setelah melakukan pemeriksaan swab di daerah asalnya dengan hasil negatif Covid-19.“Untuk pekerjanya semua berasal dari luar kota Balikpapan karena ini adalah pekerjaan spesifik. Pekerjaan ini bukan hanya sekadar gali pipa, tapi juga ada pekerjaan pemasangan pipa dan lain-lainnya. Jadi cukup teknis,” katanya.

Dalam melaksanakan pekerjaan, para pekerja diwajibkan memenuhi standar protokol kesehatan yang diwajibkan, di antaranya selalu menggunakan masker dan melakukan pemeriksaan suhu kepada para pekerja yang dilibatkan dalam pekerja proyek.

Sesuai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) tahun 2015-2030 yang diprogram oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM RI), Kota Balikpapan menjadi salah satu dari Kabupaten-Kota di Indonesia yang mendapatkan kuota untuk pengembangan jaringan gas rumah tangga.

Total target pengembangan sejak mulai direalisasikan pada tahun 2016 lalu, hingga saat ini sudah mencakup sekitar 15.600 sambungan rumah tangga (SR) dari target awal sekitar 24 ribu sambungan. “Kalau kita hitung sampai saat ini sudah 60 persen target SR yang sudah tercapai,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi yang dibuat oleh Pemerintah Kota Balikpapan, tindak lanjut pengerjaan proyek pembangunan jaringan gas ini mendapat respon yang baik dari masyarakat, karena merasa dimudahkan. Sudah tidak perlu lagi membeli tabung gas, dan lebih hemat.

“Pemasangan pipanisasi gas ini banyak diminati masyarakat, sebagian berlomba-lomba untuk mendapatkan program ini karena merasa dimudahkan. Tidak perlu lagi membeli tabung gas,” ujarnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
Uncategorized

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *