background img

PROYEK BANJIR FOKUS DI DAS AMPAL

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan bersama Pemerintah Kota sepakat untuk fokus menyelesaikan proyek normalisasi DAS Ampal sebagai agenda utama dalam upaya penyelesaian masalah banjir.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh mengatakan, pihaknya telah menyepakati untuk mengalokasikan anggaran secara multiyears dalam menyelesaikan proyek normalisasi DAS Ampal.
Kebijakan itu dibuat sebagai langkah untuk mendukung visi dan misi Wali Kota Balikpapan yang baru, Rahmad Mas’ud dalam memenuhi janji politiknya ketika mencalonkan diri pada Pilkada Kota Balikpapan 2020 lalu.
“Program penanganan banjir yang merupakan bagian dari visi misi Walikota, kami sepakat untuk penanganan DAS Ampal hingga tembus ke muara sampai bisa menjadi prioritas, agar program tersebut tidak lepas dari target yang diharapkan. Kita merencanakan pembangunan untuk DAS Ampal itu bisa dilaksanakan secara multiyears,” kata Abdulloh kepada wartawan, belum lama ini.
Selain akan fokus mengalokasikan anggaran untuk membiayai proyek normalisasi DAS Ampal, pihaknya juga akan mengalokasikan anggaran untuk membiayai proyek perbaikan sodetan-sodetan yang ada, sehingga upaya penanganan masalah banjir yang ditargetkan dapat dilakukan secara maksimal.
“Sehingga kita bisa bisa menyusun program tiap tahun fokus di situ, yang dibarengi dengan penyelesaian sodetan sodetan yang lain. Penanganan banjir itu tidak tersebar, tapi penanganan banjir itu fokus sehingga bisa kelihatan progresnya nanti apa, bisa kelihatan. Bukan hanya pada penanganan banjir, tapi pada penyelesaian masalah banjir,” terangnya.
Ia mengungkapkan bahwa upaya penyelesaian masalah banjir memang bukan perkara yang mudah untuk diselesaikan. Tapi paling tidak ada progres. Ada tahapan-tahapan yang dilakukan.
“Yang pasti menangani masalah banjir ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi paling tidak ada progres,” ungkapnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *