background img

PROGRAM PELATIHAN TENAGA KERJA TERKENDALA ANGGARAN

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan mengakui dalam memaksimalkan pelatihan tenaga kerja di Kota Balikpapan menyambut perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) saat ini masih terkendala anggaran.
Kepala Disnaker Balikpapan Ani Mufidah mengatakan, dalam memaksimalkan pelatihan tenaga kerja di Kota Balikpapan tidak bisa hanya bertopang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan.
“APBD Balikpapan segitu -gitu aja, jadi tergantung kemampuan APBDnya . Sehingga tidak bisa dikebut kalau hanya memanfaatkan APBD di Balikpapan,” katanya ketika diwawancarai wartawan di Kantornya, Senin (18/4).
Hal ini juga bukan tanpa alasan, melainkan saat ini Pemkot Balikpapan pastinya juga mempunyai prioritas -prioritas yang lain.
Seperti mendukung visi misi Walikota Balikpapan, yakin menjadikan Balikpapan sebagai kota nyaman dihuni. Sehingga anggaran terfokus infrastruktur, penanganan banjir dan lain sebagainya.
“Jadi kalau untuk alokasi untuk pelatihan tidak bisa bergerak terlalu banyak,” bebernya.
Meski demikian, Ani Mufidah mengatakan, berdasarkan hasil rapat di Balai Latihan Kerja (BLK) di Samarinda. Kementerian Ketenagakerjaan bersama Bappenas menginisiasi membuat tim khusus yang menyusun analisa kebutuhan tenaga kerja Mikro IKN.
Kemudian, yang dari daerah di sekitar IKN diminta untuk membantu, mencatat tenaga kerja yang tersedia, kemudian kualifikasi pendidikan tenaga kerjanya seperti apa.
“Jadi tim dari pusat ini yang menetapkan BLK. Jadi program itu untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja IKN. Agar anak-anak di seputar Kaltim bisa berperan,” paparnya.
Untuk itu, setiap daerah nantinya akan dijatah mengikuti BLK tersebut. Dimana dari Disnaker Balikpapan, sendiri akan menjadi salah satu anggota yang masuk dalam tim tersebut.
“Untuk tahapannya masih baru sosialisasi. jadi kita tunggu saja nanti informasi lebih lanjut,” pungkasnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.