background img

PPDP TAK PERLU RAPID TEST

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan memastikan 1.500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) tidak perlu menjalani rapid test sebelum bertugas.
Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, kebijakan itu dilakukan mengikuti aturan yang tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 yang tidak menjadikan rapid test sebagai syarat mutlak bagi calon PPDP.

“Sebelum adanya PKPU Nomor 6 tahun 2020 itu diwajibkan kepada petugas PPDP melakukan rapid test. Namun setelah PKPU tersebut terbit, disebutkan apabila ada pemerintah setempat yang tidak memiliki fasilitas, baik alat atau biaya, cukup membuat surat pernyataan,” katanya ketika diwawancarai wartawan, Kamis (9/7).

Menurutnya, kebijakan ini sudah dibahas dan disepakati dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Bawaslu dan Dinas Kesehatan Kota.
Dalam kesepakatan tersebut setiap calon PPDP disyaratkan cukup membuat surat pernyataan yang ditempeli materai.
“Kami sudah membuat kesepakatan yang disepakati oleh Bawaslu dan Dinas Kesehatan dan KPU, bahwa calon PPDP tersebut cukup membuat assessment sebagai syarat untuk bertugas,” terangnya.

Dalam kesepakatan tersebut, PPDP hanya diwajibkan melakukan rapid test ketika terindikasi menderita demam tinggi atau gejala yang mengarah ke Covid-19. Pelaksanaan rapid testnya sepenuhnya akan ditangani oleh Dinas Kesehatan.

“Dari hasil asesmen tersebut apabila mereka terindikasi seperti demam tinggi atau pernah berkomunikasi dengan pasien terpapar, maka akan kita lanjutkan untuk melakukan rapid test kepada bersangkutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KPU Kota Balikpapan sebelumnya telah mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Kota agar dibantu dalam penyediaan rapid test massal kepada PPDP sebelum bertugas. Namun Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan tidak memiliki anggaran untuk membantu.

“Kalau kondisinya fit tidak ada masalah, tidak perlu rapid. Yang penting membuat surat keterangan bermaterai. Karena memang sudah ngomong kepada Pemerintah Kota, tapi secara finansial mereka tidak bisa membantu,” jelasnya.
Ia menambahkan, sesuai dengan jadwal tahapan pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Balikpapan, saat ini KPU Kota Balikpapan sedang melakukan rekrutmen petugas PPDP sejak tanggal 24 Juni hingga 14 Juli 2020 mendatang.

Mereka akan mulai bertugas melakukan pemutakhiran data pemilih ke rumah warga mulai tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020 mendatang, untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih.
Dalam bertugas mereka akan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan dan hand sanitizer.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *