background img

POSITIF TAMBAH 9, SATU DARI PAKISTAN

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Jumlah daftar pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan masih terus bertambah. Kini menjadi 119 orang, setelah ada penambahan 9 pasien positif baru.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarti yang akrab disapa Dio mengatakan, pihaknya menerima 15 hasil pemeriksaan swab dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) yang hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, hanya 8 kasus yang diserahkan penanganannya ke Kota Balikpapan.

Selain itu, juga ada penambahan 1 kasus positif dari Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Kota Balikpapan. Sehingga total penambahan jumlah kasus positif yang ditangani oleh Kota Balikpapan sebanyak 9 orang.

“Ada 15 kasus yang terkonfirmasi, namun karena banyak karyawan yang akan melakukan perjalan ke wilayah Kaltim, jadi yang ditangani Balikpapan sebanyak sembilan orang,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (19/6).

Ia menjelaskan, untuk pasien yang pertama yakni BPN 111 merupakan seorang laki-laki 24 tahun, warga Jakarta yang tinggal di Balikpapan, terindikasi terpapar virus Corona setelah melakukan pemeriksaan untuk keperluan perjalanan dinas ke wilayah Kalimantan Selatan.

Pasien ke dua yakni BPN 112 merupakan seorang laki-laki dengan usia 27 tahun, warga Banjarmasin yang merupakan pekerja untuk perusahaan tower komunikasi. Lalu, pasien ketiga yakni BPN 113 merupakan seorang laki-laki dengan usia 35 tahun, yang terkonfirmasi positif ketika melakukan pemeriksaan untuk keperluan pekerjaan di wilayah Kalimantan Selatan.

Kemudian untuk pasien BPN 114 merupakan seorang laki-laki dengan usia 41 tahun, warga Yogyakarta terkonfirmasi positif ketika melakukan pemeriksaan untuk keperluan perjalanan kembali ke daerah asalnya, setelah menyelesaikan pekerjaan di salah satu perusahaan KSO.

Selanjutnya, pasien BPN 115 merupakan seorang laki-laki dengan usia 35 tahun yang terkonfirmasi positif ketika menjalani pemeriksaan untuk keperluan pekerjaan di salah satu perusahaan migas.

Lalu, untuk pasien BPN 116 merupakan seorang lak-laki usia 40 tahun, yang merupakan warga negara Pakistan yang terkonfirmasi positif ketika menjalani pemeriksaan untuk keperluaan di salah satu perusahaan migas, pasien tersebut telah berada di Kota Balikpapan sejak 8 Juni 2020 lalu, telah melakukan pemeriksaan di negara asalnya dengan hasil negatif pada 5 Juni 2020 lalu.

Kemudian, untuk pasien BPN 117 merupakan seorang lak-laki usia 29 tahun, warga Jakarta yang terkonfirmasi positif ketika menjalani pemeriksaan untuk keperluan pekerjaan di salah satu perusahaan migas. Selanjutnya, untuk pasien BPN 118 adalah seorang laki-laki usia 40 tahun yang terkonfirmasi positif ketika menjalani pemeriksaan untuk keperluan pekerjaan di Maluku Utara.
“Untuk yang delapan pasien tersebut merupakan hasil swab yang dilakukan di RSPB,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pasien selanjutnya yakni BPN 119 merupakan seorang laki-laki usia 67 tahun, warga Kota Balikpapan yang terkonfirmasi positif ketika berobat ke RSKD Kota Balikpapan karena penyakit diabetes. “Total positif 119, dirawat 44. Transmisi lokal 23 orang,” terangnya.

Dia mengungkapkan, harusnya para pekerja tersebut mematuhi kebijakan Pemerintah Kota Balikpapan dan Pemerintah Provinsi Kaltim yang mewajibkan pendatang yang masuk ke Kota Balikpapan maupun Kaltim melakukan uji swab PCR di daerah asal.

“Oleh karena itu kami mengimbau seluruh perusahaan agar mengikuti surat edaran Wali Kota Balikpapan maupun surat edaran Gubernur Kaltim yang mempersyaratkan pemeriksaan PCR dilakukan di daerah asal,” ujarnya
Dengan bertambahnya 9 kasus positif baru tersebut, hingga hari ini jumlah kasus positif seluruhnya 119 kasus dan sekitar 40 persen adalah pekerja tambang dan batubara yang berasal dari luar Kaltim. “Kemarin itu sudah 30 persen, ini mungkin bertambah lagi jadi 40 persen,” ujarnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *