background img

POLDA GAGALKAN PERDARAN SABU DAN EKSTASI

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim kembali berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi pada awal tahun 2021 ini.

Dalam pengungkapan kali ini aparat juga meringkus sebanyak empat orang tersangka dan mengamankan barang bukti 1.505 gram sabu-sabu dan ekstasi sebanyak 21 butir.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo menjelaskan, pengungkapan kasus ini dilakukan sejak tanggal 27-29 Januari 2021.

Pertama di Kota Samarinda dengan mengamankan dua orang tersangka berinisial S alias W dan F alias I.

Bersama dengan barang bukti kurang lebih 1,5 kilogram sabu-sabu.

“Awalnya informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran sabu di Samarinda. Dan kami menangkap dua tersangka yang sedang mengendarai sepeda motor membawa sabu,” kata Rickynaldo saat pers rilis, Selasa (2/2).

Pengungkapan kedua masih di wilayah Samarinda. Namun untuk barang bukti adalah tiga bungkus ekstasi dengan tersangka berinisial A alias B yang ditangkap di tempat kosnya. “Ini juga hasil pengembangan informasi dari masyarakat,” ujarnya.

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke Wilayah Bontang. Seorang tersangka berinisial IR alias AN (18) diamankan dengan barang bukti 19 paket sabu-sabu.

“Jadi, tiga tersangka diamankan di Samarinda, satu di Bontang. Untuk total berang bukti yang diamankan sebanyak 1.505,18 gram atau 1,5 kilogram sabu dan ekstasi 21 butir,” ungkapnya.

Dari barang bukti yang diamankan, lanjut Kombes Pol Rickynaldo, bisa menyelamatkan ribuan orang dari bahaya narkotika.

“Ya, bisa menyelamatkan sekitar 7.529 orang dari bahaya narkoba jenis sabu dan 21 orang jenis ekstasi, karena satu butir ekstasi ukurannya untuk satu orang,” ucapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukuman minimal 10 tahun dan maksimal seumur hidup,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *