background img

POLDA DISKUSI ETLE DAN ZERO TOLERANCE

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan Zona Zero Tolerance (ZTT) dalam waktu dekat secara resmi akan diberlakukan di Kota Balikpapan.

Sebelum diterapkan, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) gencar melakukan sosialiasi. Salah satunya dengan diskusi panel yang digelar di ruang Mahakam Polda Kaltim, Kamis (8/4) siang.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak. Dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polda Kaltim, Forkopimda Kaltim, Kepala Dishub Kaltim, Kepala Jasaraharja Kaltim serta perwakilan mahasiswa Kaltim.

Diwawancarai usai kegiatan, Kapolda mengatakan jika dua kebijakan tersebut perlu untuk terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga pada saat dilaksanakan masyarakat sudah menerima dan menyadari bahwa itu sudah diberlakukan.

“Tujuannya ini dalam rangka pemberitahuan. Cara yang kita lakukan dalam sosialisasi ini, ada yang dengan terjun langsung ke lapangan oleh petugas. Salah satunya melalui forum akademis dalam bentuk diskusi panel ini,” kata Kapolda kepada awak media.
Jenderal bintang dua itu berharap melalui diskusi panel ini, para peserta yang hadir bisa mengerti serta meneruskan informasi terkait ETLE dan Zero Tolerace kepada masyarakat lainnya.

“Mudahan dari sini peserta bisa juga menularkan informasi kepada masyarakat yang lainnya,” ujarnya.
Ditanya terkait masih adanya penolakan dari warga soal Zona Zero Tolerance sepanjang Jalan Sudirman, Kapolda menyebut jika pihaknya terus melakukan komunikasi. Kemudian mencari solusi bersama.

“Kapolresta sudah saya otugaskan untuk berkomunikasi dengan masyarakat, kemudian kita cari jalan keluarnya. Solusinya, untuk warga yang menolak yakni RT 5 dan 6 itu parkir di Balikpapan Plaza,” ungkapnya.

Dengan demikian tidak ada lagi kendaraan yang parkir di badan jalan. Sebab, Jalan Jenderal Sudirman merupakan jalan nasional.

“Namanya jalan nasional itu enggak boleh adanya parkir. Selama ini banyak kendaraan yang terhalang karena banyaknya kendaraan lain yang parkir di pinggir jalan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *