background img

PNS WFH 100 PERSEN

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kembali menerapkan aturan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

Aturan ini berlaku bagi seluruh pegawai negeri sipil atau PNS yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, mulai tanggal 18 Februari 2022.

Kebijakan dilaksanakan perkembangan penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan yang melonjak tajam dalam sepekan terakhir.

Plt Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan Pemerintah Kota Balikpapan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 800/0240/Org Tentang Pengaturan Kehadiran Pegawai dan Pengendalian Penyebaran Pandemi Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

Melalui surat edaran ini, lanjut Muhaimin, pihaknya telah mengatur sistem kehadiran pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan pada Jumat tanggal 18 Februari 2022 diatur dengan komposisi 100 persen pegawai bekerja dari rumah.

“Untuk perangkat daerah pada sektor kesehatan (Dinas Kesehatan, RSUD
Beriman, RSIA Beriman dan Puskesmas) mengatur sistem kehadiran pegawai sendiri dengan mempertimbangkan penyelenggaraan pelayanan serta kesediaan pegawai,” kata Muhaimin kepada wartawan, Kamis (17/2).

Ia menjelaskan, dalam rangka tertib administrasi pegawai dan kepatuhan terhadap disiplin kerja pegawai, diminta kepada Kepala Perangkat Daerah untuk membuat daftar hadir bekerja dari rumah secara Dalam Jaringan(Daring).

Kemudian, melakukan pengecekan capaian target kinerja harian dan keberadaan pegawai yang bekerja dari rumah. Serta menginformasikan kepada seluruh pegawai yang bekerja dari rumah wajib mengisi daftar hadir daring.

Selanjutnya, menegakkan ketentuan-ketentuan yang terdapat pada peraturan-peraturan yang berkaitan dengan disiplin kerja pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

Dia menuturkan, selama bekerja dari rumah, perangkat daerah wajib melakukan sterilisasi ruangan di kantor masing-masing mulai 18 hingga 20 Februari 2022. Dan kepala perangkat daerah menugaskan dua orang pegawai berjaga di kantor untuk pelaksanaan sterilisasi di ruangan.

“Setiap pegawai wajib melaksanakan 5M protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas baik di rumah atau kantor,” terangnya.

Ia menerangkan bahwa pelayanan tatap muka kepada masyarakat akan kembali dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2022.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.