background img

PKL PANDANSARI MERASA TAK DILIBATKAN

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) merasa tidak dilibatkan dalam proses sosialisasi untuk rencana penertiban di Pasar Pandan Sari.

“Memang dari kemarin-kemarin tidak ada diundang untuk rencana penertiban. Kalau pun diundang mungkin pedagang yang memiliki lapak di dalam gedung. Seandainya dalam rencana penertiban ini ada melibatkan PKL, kita bisa memberi masukan. Karena pasar tanpa ada PKL tidak akan ada kemajuan,” kata Arifin, salah seorang perwakilan PKL Pandansari kepada wartawan, Selasa (22/6).

Ia menyampaikan sebagian besar PKL siap mengikuti kebijakan pemerintah untuk direlokasi ke dalam bangunan gedung pasar.

Namun pihaknya meminta agar kebijakan tersebut dibarengi dengan adanya peningkatan fasilitas di lokasi gedung, sehingga memudahkan pedagang dan pembeli.

“Kalau kami pada dasarnya mengikuti saja apa yang sudah menjadi keputusan dari pemerintah. Tapi karena kami para PKL ini diinformasikan akan ditempatkan di lantai 3, yang menjadi pertanyaan kami adalah, kami ingin menjual barang di biji-an, kalau harus dipindahkan semua barang kami ke lantai tiga ini pakai tenaga siapa?,” ungkapnya.

Selain itu, apabila para PKL ini ditempatkan di lantai tiga, menurutnya, hal itu akan memberatkan para PKL karena memang sebagian besar pembeli hanya sampai lantai 2.

“Kami harapkan adalah peningkatan fasilitas pasar karena saat ini tidak terjangkau. Selain itu, dengan kondisinya saat ini omset berjualan juga sedang menurun karena untuk sehari-hari saja jumlah pembeli itu hanya ada 1 sampai 2 orang. Yang ramai hanya di hari libur, di hari Sabtu dan Minggu,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *