background img

PERTAMINA MODALI MITRA UMKM 3 MILIAR

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pertamina kembali menyalurkan pinjaman modal usaha bagi pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Kalimantan, mulai dari Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Barat (Kalbar), hingga Kalimantan Utara (Kaltara). Melalui penandatanganan akad Program Kemitraan dalam rangka penyaluran modal usaha bagi pelaku UMKM seluruh Kalimantan.

Penyaluran kali ini, dalam rangka sinergi lini bisnis Pertamina dan UMKM. Nominalnya kurang lebih tiga miliar, dengan rincian Rp 900 juta untuk pelaku UMKM sektor perbengkelan, Rp 700 juta untuk outlet pangkalan UMKM dalam program Pinky Movement, dan Rp 1,4 miliar untuk sektor industri rumah tangga penggunaan Bright Gas dalam program Endorse Pinky Movement Pertamina.

Dengan penyaluran ini, maka hingga saat ini Pertamina Regional Kalimantan sudah menyalurkan lebih kurang Rp 16 miliar kepada pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Kalimantan. Sektoral penyaluran mulai dari sektor industri rumah tangga, perdagangan, peternakan hingga jasa.

Penjabat sementara (Pjs) Executive General Manager PPN Region Kalimantan Tiara Thesaufi Harisoesyanto mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi bersama UMKM dalam negeri untuk mendukung penggalakan program Pemerintah yaitu penggunaan gas non subsidi.

“Oleh karena itu Pertamina sudah lebih kurang dua tahun ini menggerakkan program Pinky Movement untuk mendorong pengalihan penggunaan tabung gas LPG tiga kilogram ke bright gas untuk pelaku usaha pangkalan gas dan outlet UMKM. Untuk tabung tiga kilogram sendiri kita fokuskan benar benar digunakan oleh masyarakat kecil,” kata Tiara dalam siaran persnya, Minggu (5/9).

Dalam mendukung upaya tersebut, Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan turut mengembangkan program Endorse Pinky Movement, yaitu sebuah program penggunaan bright gas untuk pelaku usaha industri kreatif dan home industri.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu pelaku UMKM, mitra binaan Pertamina yang kami banggakan, karena sudah turut aktif dalam program sinergi ini dalam rangka mendukung program Pemerintah,” terangnya .

Pjs Area Manager Comm, Rel, dan CSR Ispiani menambahkan, kegiatan penandatanganan akad ini merupakan salah satu program kerja yang juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan (TSJL) Pertamina yakni Pertamina Berdikari.

“Pertamina Berdikari merupakan satu dari empat pilar TJSL Pertamina. Tiga sektor lainnya antara lain Pertamina Cerdas yang fokus kepada kegiatan pendidikan, Pertamina Sehati untuk program kesehatan dan Pertamina Hijau untuk kegiatan penghijauan,” ungkap Ispiani.

Sadarudin, penerima modal usaha dari program Endorse Pinky Movement untuk program UMKM home industri menyebut, Pertamina tidak hanya menyalurkan pinjaman modal usaha kepada UMKM, tetapi juga fokus kepada pembinaan, pelatihan. Terlebih pameran yang menjadi incaran pada pelaku usaha home industry.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pertamina yang terus berupaya mendukung pengembangan UMKM, Kalimantan Timur khususnya. Terlebih di masa pandemi ini,” ucapnya.

Senada dengan Sadaruddin, Walid Akbar selaku CEO Muda Rumah BUMN Balikpapan turut memberikan apresiasinya atas perhatian dan pembinaan Pertamina kepada UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan tanpa terkecuali.

“Kami dari Rumah BUMN Balikpapan sebagai wadah UMKM binaan BUMN wilayah Balikpapan juga membuka peluang dan kesempatan bagi bapak ibu pelaku UMKM untuk dapat bergabung bersama kami dalam Rumah BUMN, di mana kami juga memberikan upskilling dan pembinaan bagi pelaku UMKM agar dapat menjadi tangguh, mandiri dan naik kelas,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *