background img

PERAMPOK PERUMAHAN ELIT BERAKSI HINGGA KE MALAYSIA

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – SD dan empat rekannya ASD, JI, IS dan ASA berjalan pincang ketika dikeluarkan petugas dari kendaraan roda empat. Kelimanya kemudian dibawa ke lobi utama Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim).

Jumat pagi, 20 Agustus 2021, SD dan komplotannya dihadapkan ke sejumlah awak media. Masing-masing betisnya dipenuhi perban. Tak banyak gerak, mereka hanya menundukkan kepala.

Waka Polda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto lantas membeberkan kasus yang menjerat mereka. SD dan komplotannya adalah para pelaku perampokan di perumahan elit Balikpapan Baru, tepatnya di Cluster Windsor Blok IB5 pada Sabtu, 31 Juli 2021 lalu.

“Setelah dilakukan penyelidikan, Direktorat Kriminal Umum Polda Kaltim berhasil mengungkap serta menangkap para pelaku, kurang lebih dua minggu setelah kejadian,” kata Hariyanto kepada awak media.

Hariyanto lantas menjelaskan kronologi pengungkapan kasus ini. Berawal dari laporan korban ke Polresta Balikpapan. Kemudian dilakukan penyelidikan gabungan dan berhasil mendapatkan satu orang pelaku, yakni SD.

“Yang diamankan pertama SD. Ia ditangkap di Kota Balikpapan, tak jauh dari perumahan Regency pada 10 Agustus 2021 lalu. SD berperan sebagai otak dari aksi tersebut. Dia yang survei lokasi, menentukan target, antar jemput dan menyediakan akomodasi eksekutor,” jelasnya.

SD kemudian dibawa petugas ke Markas Polda Kaltim untuk pengembangan lebih lanjut. Identitas serta keberadaan empat pelaku lainnya yang berperan sebagai eksekutor pun diketahui, yakni di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Tim kemudian berangkat ke sana dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Akhirnya yang empat orang kita tangkap di daerah Pulau Buluh pada 17 Agustus 2021. Sebelumnya, pelaku mau ditangkap di Batam tapi mereka kabur dan sembunyi di pulau itu,” ungkapnya.

Para pelaku selanjutnya dibawa ke Kota Balikpapan. Setelah dilakukan pendalaman, diketahui jika mereka residivis dengan kasus yang sama. Bahkan, untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga ke negara tetangga, yakni Malaysia.

“Pelaku ini sudah berkali-kali melakukan tindak pidana yang sama, mereka spesialis. Ada beberapa TKP, lintas provinsi dan negara. Untuk di Balikpapan ada dua TKP, yakni di Balikpapan Baru dan Regency. Kemudian di Surabaya, Kuningan dan Malaysia ada tiga TKP,” ucapnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, selain para tersangka juga diamankan barang bukti berupa tang, obeng, pisau, jam tangan hingga kendaraan roda empat yang digunakan para pelaku saat melancarkan aksinya.

“Beberapa barang bukti berhasil kita amankan. Sebagian hasil kejahatan untuk kehidupan sehari-hari. Ada yang digunakan untuk ongkos ke Balikpapan. Begitu juga yang di Balikpapan, digunakan sebagai transportasi ke Batam,” tandasnya.

Kini kelima tersangka mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolda Kaltim. Mereka terancam kurungan seumur hidup, karena polisi menjeratnya dengan Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *