background img

PENYELESAIAN DAS AMPAL BUTUH DANA BESAR

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Rencana Pemerintah Kota Balikpapan untuk menyelesaikan persoalan banjir di Kota Balikpapan masih terkendala masalah ketersediaan anggaran.

Salah satunya adalah dalam menyelesaikan proyek normalisasi DAS Ampal yang disebutkan membutuhkan biaya mencapai Rp 600 miliar lebih. Sudah lebih dari satu dekade proyek ini tidak kunjung selesai.

“Masalah banjir adalah masalah tahunan yang sudah berlarut-larut, sebelum Wali Kota Balikpapan terpilih Rahmad Mas’ud. Masalah banjir ini terus menjadi Pekerjaan Rumah (PR) belum terselesaikan bagi Wali Kota sebelumnya,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri kepada wartawan, Rabu (16/6).

Ia berharap dengan adanya Wali Kota Balikpapan terpilih bisa mengurangi banjir yang ada di Kota Balikpapan, salah satunya cara yakni akan membuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal di daerah Sungai Ampal. Karena sampai saat banjir belum ada solusinya.

“Kami juga telah mendapatkan informasi dari DPU Kota Balikpapan, bahwa anggaran pembuatan DAS Ampal terlalu besar. Saya juga tidak tahu berapa anggaran yang dibutuhkan, kalau tidak salah sekira 600 miliar hingga 700 miliar. Jika itu kita anggarkan semua, anggaran pemerintah habis. Karena pembuatan DAS Ampal ada pembebasan lahan,” bebernya.

Ia menambahkan, kemungkinan masalah banjir ini akan dibahas di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021 ini. Tapi anggarannya tidak terlalu besar. Mungkin nanti akan dilanjutkan pada APBD 2022.

“Mudah-mudahan Wali Kota terpilih benar-benar bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Balikpapan yang skala prioritas, termasuk masalah banjir, yang menjadi perhatian semua masyarakat,” pungkasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *