background img

PENGUSAHA TRUK MOGOK ANGKUT BARANG

9 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sejumlah pengusaha angkutan berat yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Balikpapan (Aptrindo) Kaltim sepakat untuk menggelar aksi mogok untuk menolak muat barang.

Aksi tersebut dilakukan sebagai buntut atas protes pengusaha angkutan berat atas Surat Edaran (SE) Walikota Balikpapan nomor 551.2/056/Dishub terkait pemberlakuan larangan jam operasional kendaraan angkutan barang untuk melintas di siang hari.
Para pengusaha truk ini mulai melakukan mogok muat barang sejak Kamis (17/3) pukul 13.00 Wita hingga SE Walikota Balikpapan dicabut.
Ibrahim, Ketua Aptrindo Kaltim mengatakan, aksi kali ini merupakan sikap atas tidak adanya solusi untuk para pengusaha truk di Balikpapan yang sekira 2 bulan ini dibatasi operasionalnya.
Kesepakatan itu diputuskan dalam rapat Aptrindo Kaltim dengan para anggotanya di sekretariat Aptrindo Kaltim di komplek Ruko Bandar Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan.
“Sudah dua bulan pengusaha truk merugi, pemerintah tidak memberikan solusi yang konkrit. Tidak Ada jalan lain, mulai hari ini pukul 13.00 Wita kami tidak akan melakukan muat barang apapun, termasuk untuk kebutuhan masyarakat,” Kata Ibrahim kepada wartawan, Kamis (17/3).
Selain mogok untuk muat barang, kata dia, sekitar 300 perusahaan truk di Kota Balikpapan juga akan memarkirkan kendaraan truk besar mereka di sepanjang jalan protokol tempat lalu lintas barang.
“Biasa kami memuat barang untuk satu kendaraan sebanyak 3 hingga 4 muatan dalam satu hari, setelah keluar SE Walikota Balikpapan kami hanya dapat melakukan muatan dalam 2 hari hanya sekali pengiriman muatan untuk satu kendaraan. Dan ini berdampak bukan hanya kepada pengusaha tetapi juga pendapatan buruh bongkar muat termasuk para supir,” ujarnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.