background img

PENGETAP SOLAR DIRINGKUS

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polresta Balikpapan mengungkap kasus pengetap atau penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar secara ilegal.

Seorang pria berinisial SL (30) diringkus polisi dalam pengungkapan kasus ini. Wiraswasta tersebut diamankan bersama barang bukti jerigen berisi solar.

“Unit Tipiter Satreskrim Polresta Balikpapan telah mengamankan satu orang laki-laki berinisial SL (30).

Yang bersangkutan diamankan karena diduga melakukan pengangkutan BBM jenis solar,” Kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Agus Arif Wijayanto, Selasa (13/10).

Saat diamankan, lanjut Kompol Agus, yang bersangkutan memiliki BBM jenis solar sebanyak sembilan jerigen.

Totalnya sekitar 250 liter. “Solar tersebut tanpa disertai dengan dokumen-dokumen yang sah,” ujarnya.
Dari keterangan pelaku, rencananya BBM solar tersebut akan dijual kembali secara eceran.

“Akan dijual eceran. Dia belinya itu Rp 5 ribu, dan jual kembali Rp 6 ribu. Jadi ada selisih seribu,” ungkapnya.

Aktivitas tersebut dilakukan pelaku sudah hampir satu tahun. Ia mendapatkan BBM dari beberapa SPBU dan juga beberapa kendaraan.

“Tapi kita masih dalami lagi. Karena kita amankan pada saat yang bersangkutan dengan BBM saja. Tidak pada saat yang bersangkutan mengambil dari SPBU atau pun dari kendaraan,” tuturnya.

Pihaknya juga masih mendalami terkait bagaimana pelaku mendapatkan BBM tersebut di SPBU. Termasuk keterlibatan oknum petugas SPBU maupun oknum sopir truk tangki.

“Cara mendapatkan dari SPBU masih kita dalami. Apakah dengan jerigen atau menggunakan motor berkali-kali. Termausk juga apakah pelaku bermain sendiri atau tidak. Apakah ada keterlibatan oknum petugas SPBU maupun oknum sopir truk tangki. Kita dalami,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 53 juncto Pasal 23 huruf (b) UU RI 22/2001, tentang Minyak dan Gas Bumi. “Ancaman hukumannya sekitar empat tahun penjara,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *