background img

PENGANIAYA MASIH MISTERIUS

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Siapa pelaku penganiayaan yang menyebabkan luka berat menimpa Tamrin (43), Jumat (2/4) subuh di Jalan Wiluyo Puspoyudo, Balikpapan Kota, tepatnya sekitar Masjid Agung At Taqwa Balikpapan, belum ada titik terang.

Akibat peristiwa tersebut, warga yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman, RT 06 Klandasan Ulu, Balikpapan Kota itu langsung dilarikan ke rumah sakit Tentara Balikpapan untuk mendapat perawatan intensif.

Sementara itu, tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System atau Inafis Polresta Balikpapan langsung melakukan pemasangan police line dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro bersama Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim AKBP Agus Puryadi, terlihat memantau langsung proses jalannya olah TKP.

“Kita sudah olah TKP. Barang bukti yang diamankan ada pakaian korban termasuk dua parang pelaku yang diamankan di TKP. Pelaku diduga satu orang,” kata Kompol Rengga di lokasi.
Olah TKP dilakukan untuk mengungkap siapa pelaku dalam kasus tersebut. Termasuk untuk mengetahui motifnya. “Kita masih dalami motifnya. Apakah ada dendam pribadi atau apa,” ungkapnya.
Sejauh ini, lanjut Kompol Rengga, ada sekitar tiga sampai lima orang saksi yang diperiksa. Dari situ, pihaknya mendapatkan kronologis sementara dari peristiwa tersebut.
Berawal dari korban yang datang dari rumahnya untuk melaksanakan salat subuh di Masjid Agung At Taqwa Balikpapan.
Namun, saat hendak memasuki kawasan masjid tepatnya di Jalan Wiluyo Puspoyudo, samping Masjid Agung At Taqwa dan Kantor Pemkot Balikpapan, korban diserang dari bagian belakang oleh orang tidak dikenal dengan menggunkaan parang.
“Jadi TKP penganiayaan bukan di dalam area Masjid. Saat itu korban baru hendak memasuki area masjid, terus diserang dari bagian belakang oleh pelaku pakai parang. Korban sempat melawan tapi kena parang dari pelaku,” jelas Kompol Rengga.
Akibatnya korban mengalami luka yang cukup parah di sekitar bagian tubuhnya, mulai dari punggung, kepala, lengan hingga pergelangan tangan.
“Ada sekitar lima luka. Setelah itu pelaku kabur, sementara korban meminta tolong kepada jemaah Masjid. Kemudian dilarikan ke rumah sakit Tentara untuk mendapat perawatan intensif,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *