background img

PENGANIAYA ATLET JADI TERSANGKA

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – HP, pelaku penganiaya atlet Muaythai berprestasi Balikpapan bernama Muhammad Nur Fadhillah (20) bakal menjalani hari-harinya di balik jeruji besi.
Itu setelah Pembinaan Prestasi (Binpres) Cabor Muaythai Indonesia (MI) Kota Balikpapan itu ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian.
“Sudah ditetapkan tersangka. Dan saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro, Jumat (15/4).
Penetapan tersangka, lanjut Rengga, berdasarkan hasil visum korban juga pemeriksaan para saksi. “Ita yang dijadikan barang bukti,” ungkap Kompol Rengga.
Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Utara AKP Subari menyebutkan jika aksi penganiayaan itu didasari rasa sakit hati. Korban berhenti dari camp Balikpapan Fighter Club (BFC) yang dipimpin oleh HP.
Kemudian, korban dituding mengambil barang-barang perlengkapan latihan yang diberikan sebelumnya.
“Motifnya itu karena pelaku ini sakit hati. Korban ini mantan muridnya dulu, terus ada barang-barang untuk latihan yang masih sama korban,” ucap AKP Subari.
Diketahui, akibat penganiayaan tersebut korban mengeluarkan banyak darah dari area wajah. Hasil visum terdapat luka memar di wajah, tulang hidung patah hingga bergesernya tengkorak belakang.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Selasa (12/4) siang sekira pukul 10.30 Wita. Bermula saat terduga pelaku HP memposting di akun media sosial dan menandai Dilla, sapaan akrab Muhammad Nur Fadhillah, dengan caption menuduh sebagai maling.
Dilla yang melihat postingan tersebut kemudian bermaksud untuk mengklarifikasi. Dia bersama temannya mendatangi kediaman HP yang berada di kawasan Ruko Grand City, yang juga dijadikan lokasi latihan.
Sampai di sana, Dilla di pisahkan dari rekannya dan dibawa masuk ke dalam rumah. Saat itulah diduga terjadi aksi penganiayaan hingga Dilla babak belur dan mengalami pendarahan di area wajah dan hidung.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.