background img

PENDATANG DIMINTA LAPOR DAN URUS SURAT DOMISILI

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Seiring dengan rencana pemindahan ibu kota negara ke wilayah Kalimantan Timur, tentunya akan memberikan dampak terhadap perkembangan Kota Balikpapan.

Sebagai gerbang sekaligus penyangga ibu kota negara, jumlah pendatang yang masuk ke Kota Balikpapan diperkirakan akan meningkat.
Kondisi ini tentunya akan memberikan dampak terhadap perkembangan kota dari berbagai sektor.
Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Balikpapan Parlindungan meminta kepada Pemerintah Kota agar mengambil sejumlah langkah untuk mengantisipasi hal tersebut.
Karena tinggi jumlah pendatang yang masuk, tentunya akan sangat mempengaruhi perkembangan kota, khususnya dalam perekonomian seperti menyangkut kebutuhan stok bahan pokok.
Sebab data statistik dibuat oleh pemerintah berdasarkan data penduduk yang memiliki KTP, untuk menghitung kebutuhan stok bahan pokok.
Namun perhitungan tersebut menjadi tidak sesuai, ketika banyak warga yang tidak memiliki KTP Balikpapan.
“Belakangan ini sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan hal ini diperkirakan karena memang peningkatan permintaan, tapi suplainya ya masih normal-normal saja. Dalam menyelesaikan masalah ini kita harus merujuk ke belakang di antaranya masalah kependudukan karena banyak penduduk di kota Balikpapan yang KTP non Balikpapan. Sehingga perhitungan data statistik yang disusun terkait kebutuhan pokok di Katolik mapan tidak sesuai karena banyak penduduk yang ber KTP non Balikpapan,” kata Parlindungan kepada wartawan, Sabtu (19/3).
Untuk itu, Pemerintah Kota Balikpapan harus aktif mengingatkan kepada warga pendatang terutama yang sudah tinggal lebih 6 bulan agar segera mengurus KTP domisili di Balikpapan, sehingga perhitungan kebutuhan bahan pokok di Kota Balikpapan dapat terakomodir.
“Karena ada yang sudah bisa lebih dari 1 tahun tinggal di Balikpapan tapi dia menggunakan fasilitas stok sembako yang ada di Kota Balikpapan,” ungkapnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.