background img

PENDAMPINGAN ANAK KORBAN COVID-19 HINGGA JANGKA PANJANG

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 di Kota Balikpapan mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Bantuan berupa uang tunai sebesar dua juta per orang tersebut secara simbolis diserahkan kepada 20 anak oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, di Aula Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat pagi (27/8).

“Ini adalah kebijakan jangka pendek Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan santunan. Seluruh Kaltim dapat, tidak ada bedanya,” kata Isran dalam sambutannya.

Santunan tersebut, lanjut Isran, juga bakal diberikan kepada anak-anak yang orang tuanya meninggal bukan karena Covid-19. Hanya yang prioritas sekarang ini adalah anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid.

“Ada juga yang sudah yatim piatu sebelum Corona. Itu sudah ditangani oleh pemerintah daerah. Termasuk soal pendidikannya ditanggung oleh Pemprov hingga setingkat SMA,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi juga menyiapkan rumah penampungan bagi anak-anak yatim piatu lengkap dengan fasilitas yang memadai.

“Ini program jangka menengahnya, mulai dari sekolah hingga rumah penampungan. Mudahan anak-anak ini mau nantinya. Ini merupakan perintah atau amanah undang-undang,” ungkap Isran.

Sedangkan untuk jangka panjang setelah lulus SMA, anak-anak itu akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Isran menyebut, hal itu tak terlalu sulit karena banyak program beasiswa yang bisa dimanfaatkan.

“Gampang aja ini pemerintah menyelesaikannya, karena di Kaltim ada beasiswa yang namanya Kaltim Tuntas. Itu setiap tahunnya tidak kurang dari 20 ribu anak yang kita berikan beasiswa,” sebutnya.
Di samping itu, ada juga program serta skema lain seperti bidikmisi hingga program Kementerian Keuangan, dan lainnya.

Bahkan beberapa waktu lalu, Rektor Universitas Mulawarman juga menyatakan akan memberi dan menerima anak yatim piatu tanpa syarat atau tanpa tes.

“Nanti semua kepala dinas pendidikan di kabupaten dan kota di Kaltim akan mendata anak-anak,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud

menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Kaltim atas santunan yang diberikan kepada anak yatim piatu korban Covid-19.

“Semoga apa yang bapak lakukan di bulan penuh berkah dan mulia ini harinya anak-anak yatim, yang mana Rasulullah memberikan contoh bagi kita semua,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya Pemkot Balikpapan melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus melakukan pendataan terhadap anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat terpapar Covid-19.

Pendataan masih berlangsung melalui kelurahan. Sejauh ini yang sudah terdata sekitar 58 anak. Anak-anak tersebut, ada di antaranya yang yatim, piatu, dan yatim piatu. Usinya di bawah 18 tahun.

“Data masih terus dikumpulkan. Akhir Agustus ini diharapkan sudah tuntas,” tandas Kepala Dinsos Kota Balikpapan Purnomo belum lama ini.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *