background img

PENCAIRAN REFOCUSING TUNGGU PERWALI

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan hingga saat ini belum mencairkan anggaran refocusing untuk membiayai penanganan Covid-19.

Meski daftar anggaran untuk refocusing sudah disusun oleh Wali Kota Balikpapan sebelumnya, Rizal Effendi. Namun hingga pergantian jabatan kepala daerah kepada Wali Kota Balikpapan yang baru, Rahmad Mas’ud, anggaran tersebut belum bisa dicairkan. Total anggaran yang akan di refocusing tercatat mencapai Rp 61 miliar.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarti yang akrab disapa Dio mengatakan, pihaknya belum mencairkan anggaran refocusing karena harus didasari oleh Peraturan Wali Kota dalam proses penganggarannya.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan arahan dari Kementerian Dalam Negeri, yang mewajibkan setiap proses penganggaran untuk refocusing Covid-19 harus didasari Perwali.

“Untuk menggunakan anggaran refocusing tersebut yang telah disusun harus disertai dengan Perwali,” kata Dio yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan kepada wartawan, Jumat (11/6).

Ia memastikan bahwa belum ada anggaran telah dicairkan khusus untuk membiayai penanganan Covid-19. Karena anggaran yang telah disusun belum bisa dicairkan.

“Refocusing ini belum jalan karena memang belum disahkan, sampai saat ini belum ada anggaran yang bisa dicairkan dari daftar anggaran yang sudah dibuat,” jelasnya.

Anggaran yang diperoleh dari refocusing tersebut rencananya paling banyak akan dipergunakan untuk membiayai program penanganan Covid-19 di Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Sebagian lagi, dipertujukan sebagai anggaran untuk membiayai program dalam melakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *