background img

PENCAIRAN DANA HIBAH TERTAHAN, KONI SEBUT BINA ATLET TERKENDALA

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Buntut belum terselesaikan masalah di internal organisasi, Pemerintah Kota Balikpapan hingga saat ini masih menahan pencairan dana hibah sebesar Rp 2,5 miliar untuk KONI.
Padahal jadwal pelaksana Porprov Kaltim di Berau bakal dilaksanakan pada November 2022 ini.
Ketua 1 KONI Kota Balikpapan Rustam menjelaskan bahwa kondisi ini tentu berdampak pada pembinaan atlet karena anggaran tersebut sebenarnya adalah anggaran cabor.
“Saat ini kita sedang melakukan persiapan seperti untuk melakukan TC Mandiri, dan akhirnya dalam melaksanakan kegiatan tersebut harus memanfaatkan sumbangan dari orang tua atlet,” ujar Rustam kepada wartawan, Rabu (7/9).
Ia berharap agar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) selaku OPD yang berwenang dapat bersinergi dengan KONI Balikpapan dalam hal pembinaan atlet.
Karena jelas di dalam Undang-undang, seharusnya KONI yang melakukan pembinaan, dan yang memberikan anggaran itu adalah pemerintah.
“Beberapa hal yang lalu kita ada pertemuan dengan DPOP terkait persiapan Porprov, untuk mempertanyakan bantuan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar tersebut, karena memang harus ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Tapi dari kami menuntut kepastian dan kapan ini bisa dicairkan, karena penggunaan anggaran tersebut berkaitan dengan pembinaan,” terangnya.
Ia menuturkan dana hibah tersebut sebenarnya bukan untuk dana KONI, tapi murni untuk pembinaan atlet. KONI hanya mengelola.
“Saya juga tidak mengerti kenapa tiba-tiba DPOP yang langsung pengelola anggaran tersebut. Padahal dana tersebut adalah dana hibah. Dan saya kira pemerintah tahu aturan itu,” ungkapnya.
Ia menuturkan bahwa sesuai aturan, pemerintah kota dalam hal ini OPD tidak boleh mengelola dana hibah, karena pembinaan itu harus diserahkan kepada KONI sebagai penerima hibah.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.