background img

PEMKOT PERKETAT JAM OPERASIONAL ALAT BERAT

9 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan akan memperketat kembali aturan pengawasan jam operasional kendaraan bertonase besar.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian kecelakaan di kawasan Muara Rapak yang kembali terjadi tadi pagi. Dan kembali menyebabkan korban jiwa.

“Saya mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya terhadap keluarga korban dan juga korban yang terjadi tadi pagi. Setelah Jumat ini, kita rapatkan. Kita panggil semua dinas terkait, untuk menekan permasalahan ini. Minimal bisa mengurangi permasalahan ini. Khususnya persoalan-persoalan seperti ini tidak terulang kembali,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud kepada wartawan di Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat (21/1).

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan memaksimalkan penerapan Perwali Nomor 60 Tahun 2016 tentang pengaturan jam operasional kendaraan bertonase besar. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Perwali itu disebutkan, jenis kendaraan 20 feet dilarang melintasi jalan protokol pada jam sibuk, yakni antara pukul 06.30 Wita sampai dengan 09.30 Wita, dan antara pukul 15.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita, sekalipun hari libur.

“Saya kan baru lihat juga ya perwali itu harus ditegakkan, dan harus kita berlakukan. Saya sangat prihatin dengan kejadian yang terjadi tadi pagi.Jadi untuk menindak lanjuti kejadian tersebut kita akan melakukan rapat dengan melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada anggota DPRD Kaltim asal kota Balikpapan yang mana kemarin rencana pembangunan flyover yang akan dilaksanakan di kawasan Muara Rapak dapat segera terealisasi.

Serta juga akan meminta bantuan dari Gubernur Kaltim agar bisa segera merealisasikan rencana pembangunan flyover Muara Rapak, sehingga bisa mengurangi permasalahan yang terjadi seperti tadi pagi.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.