background img

PEMKOT HIBAHKAN 3 HEKTARE LAHAN LAN

2 years ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menghibahkan aset berupa lahan seluas tiga hektare untuk Lembaga Administrasi Negara (LAN). Penyerahan lahan yang  terletak di area dekat LapanganTennis Indoor Jalan Mt Haryono Dalam ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Balikpapan dengan LAN di Aula Kantor Walikota Balikpapan, Senin (2/9).

“Ya, ini hibah tanah dari Pemkot Balikpapan untuk lembaga administrasi negara. Luasannya kurang lebih tiga hektare. Proses hibah ini sebenarnya sudah dilakukan cukup lama, hanya kesepakatan antara Pemerintah Kota Balikpapan baru terjadi saat ini,” kata Kepala LAN, Adi Suyanto saat ditemui awak media usai penandatangan MoU.

Lahan ini, lanjut Adi, nantinya akan digunakan sebagai pusat pelatihan atau assessment center bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan demikian, kinerja para ASN dalam pelayanan masyarakat lebih meningkat. Seperti menghargai waktu dan kesadaran kerja serta tugas sebagai pelayan masyarakat. Apalagi dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim, para ASN lokal harus bisa bersaing dengan ASN dari Jakarta.

“Jadi, dengan adanya pusat pelatihan tersebut ASN lokal nantinya dapat bersaing dengan ASN yang akan pindah dari Jakarta menuju Kaltim ketika menjadi ibu kota negara pada tahun 2024 mendatang,” ujar Adi.

Untuk tahap awal, kata Adi, sedikitnya ada 200 ASN yang akan pindah ke Kaltim. Sebagian besar dari mereka masih berusia muda. Artinya jangka waktu kerja yang masih cukup panjang. “Mereka yang pindah usia kerjanya masih panjang.  Kalau yang sudah mendekat pensiun tidak kita bawa kemari,” ucapnya.

Terpisah, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menuturkan, pembangunan pusat pelatihan ASN ini akan sangat menguntungkan kota Balikpapan. Bukan hanya dari sisi peningkatan SDM ASN saja, tapi juga pengaruh pada seluruh kegiatan di Balikpapan.

“Banyak keuntungan yang nantinya diterima Kota Balikpapan dengan adanya gedung pusat pelatihan ASN ini. Seperti menghemat biaya pelatihan, sebab tidak perlu lagi harus keluar kota seperti ke Samarinda atau ke luar kota lainnya. Makanya kita semangat menghibahkan lahan itu karena manfaatnya besar,” kata Rizal.

Para ASN yang ada di Kaltim termasuk Balikpapan, tegas Rizal, harus mumpuni dan mampu meningkatkan kapasitasnya. Mengingat, sukses atau tidaknya pemindahan ibu kota juga bergantung pada sumber daya manusia yang ada.

“Makanya harus ada upaya meningkatkan dua tiga kali lipat kemampuan dibandingkan ASN di luar Balikpapan. Kita juga ada rencana agar Camat dan Lurah di Balikpapan untuk belajar di daerah penyangga Ibu Kota seperti dengan Bekasi,  Tangerang. Mereka belajar kultural ibu kota,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
Music

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *