background img

PEMKOT DUKUNG PPKM LEVEL 3 SAAT LIBUR NATARU

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan siap mendukung rencana pemerintah pusat yang memperketat mobilitas warga dengan menerapkan PPKM Level 3 saat periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan bahwa kebijakan tersebut sangat baik dalam upaya mencegah adanya potensi lonjakan penyebaran Covid-19.

“Baik saja, itu kan instruksi dari pemerintah pusat. Jadi di awal kita ikuti kebijakan bagaimana pemerintah pusat yang disampaikan ke semua daerah. Kita ikutilah, kita ini kan taat asas, taat aturan. Gak ada masalah dengan penerapannya. Bagus saja,” kata Rahmad kepada wartawan, Senin (22/11).

Menurutnya, rencana penerapan PPKM level 3 saat saat periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, merupakan langkah dari pemerintah dalam menangani dampak penyebaran Covid-19, berdasarkan pengalaman di tahun sebelumnya.

“Mungkin pemerintah mengambil pengalaman tahun lalu, makanya diadakanlah pembatasan-pembatasan termasuk membatasi orang untuk bepergian. Sebab sudah cukuplah 2 tahun ini, pemerintah telah menganggarkan begitu besar, karena ini tujuannya untuk melindungi warga kita. Artinya Kalau kita tidak konsisten dengan prokes, sia-sia kita menggelontorkan anggaran yang begitu besar, berapa nakes kita yang tumbang, berapa warga yang meninggal dan pelaku usaha yang merosot usaha, pengalaman itulah yang menjadi pertimbangan kita mengantisipasi. Lebih baik kita mengantisipasi, daripada mengobati,” ujarnya.

Ia meminta agar masyarakat tetap waspada dengan segala potensi penyebaran Covid-19. Dengan selalu menjaga disiplin protokol kesehatan agar tidak larut dalam euforia pencapaian vaksin yang sudah tinggi.

“Kita jangan sampai euforia, walaupun PPKM di Balikpapan khususnya dengan tingkat vaksin cukup tinggi. Artinya, tidak mengurangi kewaspadaan kita. Kita tetap prokes, kita tidak boleh euforia karena pandemi ini belum berakhir.,” tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa rencana penerapan PPKM level 3 saat periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tidak akan begitu berdampak, karena tidak dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ini tidak berdampak berkelanjutan, ini hanya sampai Desember saja. Dengan aturan level 3 kemarin, kemungkinan masuk nanti ada PCR, kegiatan ibadah di batasi,” pungkasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *