background img

PEMKOT BERI SOLUSI PARKIR PARALEL

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan akhirnya memberikan solusi parkir paralel bagi warga Jalan Jenderal Sudirman yang masuk dalam program Zona Zero Tolerance (ZZT).
Solusi itu dituangkan dalam notulen hasil pertemuan antara warga Jalan Jenderal Sudirman dengan Pemkot Balikpapan hingga ada keputusan selanjutnya.
Dengan kebijakan tersebut warga akhirnya membatalkan rencana unjuk rasa yang akan dilaksanakan pada Selasa, 27 April 2021.
“Wali Kota Balikpapan meminta agar warga tidak melakukan unjuk rasa terlebih dahulu sampai ada keputusan hasil rapat dari Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), tapi kami (warga) akan memantau kalau memang ada nanti kegiatan penertiban yang dilakukan oleh Satlantas lagi, kami akan melakukan unjuk rasa,” kata Ketua RT 06 Klandasan Ilir Lukman Hendra usai bertemu Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Senin (26/4).
Meski sudah ada notulen dari pemerintah kota, pihaknya akan tetap melakukan unjuk rasa apabila Satlantas Polresta Balikpapan tetap melakukan penertiban di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.
“Ini hasil keputusannya masih mengambang, kami masih melihat perkembangan kalau masih ada razia yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Balikpapan kami akan tetap melakukan unjuk rasa dengan massa yang jauh lebih banyak lagi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa sebenarnya pihaknya hanya meminta pengertian dari pemerintah terkait kondisi warga Jalan Jenderal Sudirman yang sebagian besar adalah pedagang yang terdampak akibat penerapan ZZT.
Yang dinilai akan memperparah kondisi para pelaku usaha di Jalan Jenderal Sudirman yang saat ini juga sedang menurun omzetnya hingga 90 persen akibat dampak ekonomi dalam situasi pandemi Covid-19.
“Kami hanya meminta pengertian dari pemerintah kota dan aparat, bahwa kondisi saat ini dalam situasi pandemi Covid-19 dan saat ini dalam menjelang Lebaran, sehingga kondisi masyarakat juga menjelang Lebaran. Kami sudah tidak mau main-main lagi dengan adanya keputusan yang sudah dibuat dalam notulen,” ungkapnya.
Karena sebenarnya sampai hari ini, belum ada kesepakatan baik dari pemerintah kota maupun warga terkait rencana penerapan ZZT di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.
“Kami minta solusinya adalah memberikan parkir paralel kepada warga Jalan Jenderal Sudirman khusus di wilayah yang tidak akan ada kantong parkir, dan kami berjanji tidak akan ada kemacetan. Karena memang sampai hari ini belum ada kesepakatan antara warga dengan pemerintah kota terkait penerapan Zona Zero Tolerance di Jalan Sudirman,” ungkapnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *