background img

PEMKOT AKAN OPERASI PASAR

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana melaksanakan operasi pasar untuk menyikapi lonjakan harga daging sapi segar di Kota Balikpapan.

Harga daging sapi segar di Kota Balikpapan dilaporkan melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir, hingga Rp 150 ribu per kilogram dari harga semula yang hanya berkisar Rp 135 ribu.

“Nanti kita tetap akan melakukan operasi pasar apalagi dengan situasi kondisi yang saat ini,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud ketika diwawancarai wartawan di Balai Kota Balikpapan, Selasa (31/5).

Rencana operasi pasar ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang terjadi, terutama ketika menjelang perayaan hari raya kurban.

“Kita mengantisipasi untuk terjadinya lonjakan harga menjelang hari raya Idul Adha,” ujar Rahmad.

Ia menyampaikan bahwa dirinya akan memerintahkan kepada Dinas Perdagangan untuk turun langsung ke lapangan untuk mengawasi ketersediaan stok daging sapi segar di Kota Balikpapan.

Termasuk memeriksa langsung ke rumah potong hewan.

“Nanti kita akan melibatkan Dinas Perdagangan untuk melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk juga untuk mempertanyakan langsung di rumah potong hewan bagaimana kondisi stok kita untuk 3 bulan ke depan,” jelasnya.

Ancaman lonjakan harga daging sapi segar ini dipengaruhi oleh pembatasan pengiriman hewan ternak dari luar daerah untuk mengantisipasi ancaman penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang mulai mewabah.

Sedangkan pasokan dari Nusa Tenggara dan Sulawesi sudah diperbolehkan cuma ada syarat, di antaranya harus melakukan karantina selama 15 hari sebelum dikirim ke Balikpapan. Sedangkan ketika hewan ternak tersebut sudah sampai di Kota Balikpapan juga harus dikarantina lagi selama 5 hari.

Hal ini tentunya mempengaruhi tingginya biaya yang harus ditanggung oleh pemasok yang juga berpengaruh pada kenaikan harga daging sapi di pasaran.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.