background img

PEMERAN VIDEO MESUM PELAJAR DIPINDAHKAN

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kasus video mesum pelajar salah satu SMA Negeri di Balikpapan berbuntut panjang. Terbaru, pemeran laki-laki dalam video tersebut dikeluarkan atau dipindahkan ke sekolah lain.

Hal tersebut dibenarkan oleh D Kepala Sekolah tempat remaja tersebut bersekolah. Dikatakan, keputusan untuk memindahkan siswanya itu setelah rapat dengan para guru. Pihaknya juga telah memanggil orang tuanya.

“Yang bersangkutan sudah dipindahkan dan sekarang sudah sekolah lagi di sekolah lain. Saya menyelamatkan anak saya. Jadi saya carikan solusi walaupun dikeluarkan tapi tetap saya carikan sekolah. Artinya di sisi lain tidak¬† mematikan karir anak tersebut,” kata D saat ditemui di sekolahnya.

Terlebih anak didiknya tersebut sudah duduk di bangku kelas 12 dan tidak lama lagi akan berlangsung ujian.

“Sekolahnya tetap di Balikpapan, soalnya sudah mau ujian, kalau di luar kan ya mau ke mana. Akhirnya saya carikan jalan keluar. Mudahan insyaf anaknya,” ungkap D.

Sementara untuk pemeran dalam video itu dipastikan bukan anak didiknya. Melainkan dari sekolah lain. “Bukan murid di sini, dari sekolah lain,” sebutnya.

Kemudian untuk penyebar video, D belum bisa mengambil keputusan. Dirinya masih menunggu dari pihak kepolisian.

“Sanksi dari sekolah menunggu keputusan dari polisi. Kalau nanti keputusanya polisi itu sebelum 31 Agustus, maka kita carikan solusi untuk pindah, tapi kalau lebih maka tidak bisa, kalaupun pindah tetap tercatat murid di sini,” tuturnya.

Seperti diketahui perbuatan tak senonoh itu dilakukan ketika Google Class Meeting atau saat pelaksanaan pembelajaran daring.

Teman-teman kelasnya, serta seorang guru ikut dalam kegiatan daring tersebut. Pihak sekolah pun turut memberikan teguran terhadap sang guru.

“Ada teguran lisan tapi tertulis kepada gurunya, karena lalai dalam memandu pelajaran. Saya aja ditegur, tapi ya risiko jabatan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *