background img

PEMBEBASAN LAHAN DAS AMPAL TUNGGU HITUNGAN BPN

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan berencana akan melibatkan Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk menghitung besaran biaya pembebasan lahan proyek normalisasi DAS Ampal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan Andi M Yusri mengatakan, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya proses perhitungan besaran ganti rugi untuk pembebasan lahan proyek normalisasi DAS Ampal kepada BPN karena luasnya lebih dari 5 hektare.

Menurutnya, pihaknya hanya menyediakan data teknis terkait rencana pekerjaan yang akan dilakukan sebagai data pendukung bagi BPN dalam menentukan besaran anggaran ganti rugi yang akan dibayarkan oleh pemerintah kota.

“Untuk saat ini juga kita sudah melakukan sosialisasi dan kita juga sudah melakukan perpanjangan penlok, karena luas lahan yang akan dipergunakan untuk DAS Ampal ini di atas 5 hektare, itu nanti yang menyelesaikan prosesnya adalah BPN, kita hanya memberikan data-data teknis berapa lebar, panjangnya berapa mereka akan ada tim yang akan diturunkan. Nanti mereka yang akan menginformasikan butuh biaya berapa untuk proses pembebasan lahan,” kata Yusri kepada wartawan, Selasa (6/7).

Menurutnya, proyek normalisasi DAS Ampal merupakan salah satu program utama untuk menanggulangi masalah banjir yang terjadi di Kota Balikpapan, yang termasuk sebagai salah program prioritas Wali Kota Balikpapan yang baru, Rahmad Mas’ud.

Khusus untuk penanganan DAS Ampal, ada tiga pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya. Kalau Pemerintah Pusat itu akan melakukan penanganan di jalur utama, kalau untuk Pemerintah Provinsi menangani untuk saluran sekunder. Sedangkan untuk Pemerintah Kota itu tugasnya untuk melakukan pembebasan lahan dan pekerjaan saluran tersier.

“Ketika berbicara tentang program penanganan banjir itu adalah prioritas dari Wali Kota. Sebenarnya Pemerintah Pusat melalui itu sudah siap melakukan aktivitas asalkan proses pembebasan lahan ini bisa clear. Nah ini kan sedang didorong oleh Wali Kota untuk diupayakan ke arah sana, tapi kan kalau bicara banjir ini tidak hanya di DAS Ampal tapi ada beberapa lokasi yang juga menjadi perhatian,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *