background img

PASAR TRADISIONAL DITATA ULANG

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana menata ulang seluruh atau melakukan revitalisasi pasar tradisional.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi Rahman mengatakan, saat ini proses revitalisasi terhadap pasar tradisional sedang dalam kajian untuk pembuatan detail engineering desain (DED) untuk setiap pasar tradisional.

Menurut Arzaedi, setelah DED selesai dibuatkan pada tahun ini, maka untuk pembangunan fisik dalam rencana program revitalisasi pasar tradisional dapat mulai dilaksanakan pada tahun 2023 mendatang.

“Jadi berdasarkan rencana itu, akan mulai tahun 2023 dan 2024, sehingga tahun 2025 itu bisa selesai pembangunannya,” kata Arzaedi kepada wartawan, Senin (15/3).

Menurut Arzaedi, untuk pembuatan DED dalam rencana revitalisasi pasar tradisional akan dibuatkan dalam dua bagian, yang pertama akan mengkaji terkait rencana pembangunan ulang kondisi bangunan pasar tradisional, dan yang kedua akan mengkaji rencana untuk penyediaan tempat penampungan sementara bagi pedagang tradisional yang ada.

“Untuk melakukan revitalisasi terhadap pasar tradisional tidak hanya menyiapkan revitalisasi untuk bangunannya saja, tapi juga menyiapkan untuk revitalisasi tentang penampungan sementara. Karena kita tidak bisa langsung menutup pasar tradisional tapi kita harus menyiapkan tempat penampungan sementara untuk pedagang tradisionalnya,” ujarnya.

Berdasarkan perhitungan awal, diperkirakan setiap pasar tradisional membutuhkan biaya untuk melakukan revitalisasi berkisar Rp 12 miliar hingga Rp 20 miliar. Setiap satu pasar tradisional menyesuaikan jumlah pedagang dan kondisi luasan pasarnya.

“Jadi memang targetnya dalam setahun itu kita minimal menyelesaikan revitalisasi 1 pasar, kisaran anggaran yang dibutuhkan untuk satu pasar itu antara Rp 12 miliar hingga Rp 20 miliar. Tergantung jumlah pedagang dan kondisi luasan pasarnya,” tuturnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *