background img

PANDEMI AKAN LAHIRKAN ORANG KAYA BARU

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan krisis ekonomi secara global. Hampir seluruh sektor usaha yang ada di dunia merasakan dampak dari penyebaran virus Corona.

Meski telah memberikan dampak atas kehancuran terhadap sejumlah sektor perekonomian, pandemi Covid-19 juga dipercaya akan memberikan peluang untuk melahirkan orang kaya baru.

“Ketika ditanya kemungkinan bahwa krisis ini akan melahirkan orang kaya baru, jawabannya kemungkinan ada.

Hal itu bisa kita lihat pada saat krisis tahun 1998 lalu, tapi kemunculannya tidak langsung pada detik itu.

Bisa terjadi pada saat atau setelah melewati krisis, tiba-tiba ada orang yang pertama kali meroket ketika orang lain masih nggak tahu mau ngapain,” kata Ryan Filbert – Praktisi & Inspirator Investasi Indonesia serta Penulis Puluhan Buku Best Seller Nasional dalam program Sarapan Pagi yang dipandu Sherly Kezia di Radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Rabu (30/9).

Menurutnya, yang terpenting adalah di masa krisis pandemi Covid-19, bagaimana kita menangkap peluang dalam meningkatkan bisnis yang kita jalankan. Sehingga dapat tetap bertahan dan berkembang.

“Jadi kalau ada orang yang tidak mampu bertahan pada krisis di masa pandemi ini, bisa jadi yang bersangkutan slebor, yaitu terbiasa hidup dengan mengabaikan untuk mengatur keuangan.

Dengan kita berpikir bahwa kita selalu bekerja sehingga kita ngutang sebanyak-banyaknya seolah-olah bahwa bulan depan pasti dibayar orang,” ujarnya.

Untuk dapat bertahan dan tetap berkembang di masa krisis pandemi Covid-19, para pelaku usaha harus melakukan sejumlah perubahan pada usaha yang dijalankan menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi perkembangan zaman.

“Pada saat ini kita memang mencari yang kemungkinan akan bisa meledak di sekitar kita adalah yang mengikuti perkembangan teknologi, di antaranya saya dan teman-teman saya yang sudah go online itu,” terangnya.

Dalam kesempatannya, ia meminta agar masyarakat dapat lebih cermat dalam menentukan investasi jangka panjang dengan tidak menggunakan seluruh kemampuan modal dengan mengabaikan keperluan sehari-hari.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *