background img

PANDANGAN HIDUP SEORANG MUSLIM

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sebagai Anugerah teristimewa dari Sang Pencipta, setiap manusia diberikan akal yang dapat digunakan sebagai untuk berpikir.

Dengan itu, manusia dapat mengetahui dan menyeleksi mana hal yang baik dan mana hal yang buruk bagi dirinya. Menyusuri cara berpikir, setiap insan memiliki cara pandang yang berbeda-beda dalam hidup ini.

Pandangan hidup itu sendiri merupakan konsep yang dimiliki seseorang atau golongan dalam masyarakat dalam menanggapi atau menerangkan segala masalah di dunia ini. Dengan demikian bagi seorang Muslim, pandangan hidupnya mengacu pada Al-Qur’an dan Sunnah. Namun, lebih utama didahului dengan semangat tauhid. Meng-Esa-kan Allah dan menghambakan diri hanya kepada Illahi Robbi.

“Bagi seorang muslim pandangan hidupnya mengacu pada suatu kebenaran yang hakiki sebagaimana kata Rasulullah SAW berwasiat kepada umatnya tentang pentingnya menjadikan Alquran dan sunah sebagai pedoman hidup. Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara. Jika kamu berpegang teguh kepada keduanya maka niscaya kamu tidak akan tersesat untuk selama-lamanya,” kata Ustadz Syamsul Bakhri dalam program Sajadah yang dipersembahkan oleh Dompet Dhuafa Kaltim di Radio KPFM Balikpapan, Jumat (9/7).

Menurutnya, Pandangan hidup itu sendiri merupakan suatu konsep yang harus dimiliki oleh seseorang atau golongan dalam masyarakat dalam menanggapi atau menerangkan segala permasalahan.

Sebagai seorang muslim, kita harus berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah. Segala persoalan yang dihadapi oleh seorang muslim apapun persoalannya harus kembali ke pandangan hidupnya yakni Al-Qur’an dan As-Sunnah Hal ini mencerminkan pendirian seseorang muslim di tengah-tengah masyarakat terhadap kebudayaan yang tercipta beserta pengetahuan yang seluas-luasnya yang bersumber dari ajaran Islam yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Karena itulah umat Islam, hendaknya kita memiliki pandangan hidup yang benar, bertujuan agar kita bisa menempatkan segala sesuatu yang ada di dunia ini dengan benar pula, tentunya menurut pandangan Allah baik meliputi hubungannya dengan manusia maupun hubungannya dengan Sang Pencipta.
Dan ini bisa terseleksi, dengan bagaimana Allah SWT memberikan manusia sebagai makhluk yang sempurna, dengan diberikannya akal dan pikiran.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *