background img

OPERASI PASAR STABILKAN HARGA MINYAK

9 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga minyak goreng yang melambung hingga mencapai Rp 20 ribu per liter belakangan ini.
Giat tersebut berlangsung di halaman kantor Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (29/12). Dalam pelaksanaannya Pemkot bekerjasama dengan Kutai Refinery Nusantara (KRN).
“Ada tiga ribu liter minyak goreng yang disiapkan untuk Balikpapan Barat. Nantinya berlanjut, disiapkan 20 ribu liter untuk seluruh Kecamatan. Semoga operasi pasar ini dapat meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng dengan harga miring,” kata perwakilan KRN, Muhammad Jaya Budi Arsya.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan Arzaedi Rachman menambahkan, akhir tahun memang menjadi momentum tingginya konsumsi minyak goreng di masyarakat. Sehingga harganya melonjak tinggi, diikuti harga cabai, gula, juga beras.
“Daya beli masyarakat cukup tinggi akhir tahun. Apabila masyarakat tidak bisa menahan diri mengakibatkan harga kian tinggi dan akan sulit dijangkau yang memiliki keterbatasan ekonomi,” ungkapnya kepada wartawan.
Arzaedi meminta masyarakat tidak melakukan pemborongan terhadap bahan pokok tersebut. Karena akan mengakibatkan inflasi di kota Balikpapan. Seperti diketahui tahun 2021 ini inflasi di Balikpapan masih terjaga di angka 0,27 persen.
“Saya berharap program pengendalian seperti pekarangan pangan bisa terus dikembangkan. Dan bisa menutupi kebutuhan dari hasil pengarangannya sendiri,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.