background img

OKNUM SATPOL PP PUKUL PENGAMEN

6 days ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diduga melakukan kekerasan terhadap salah seorang pengamen berinisial F, Rabu (24//11).

Aksi tindakan pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum Satpol PP Kota Balikpapan tersebut viral tersiar di beberapa media sosial.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Balikpapan Susarno mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika sejumlah anggota Satpol PP melalui kegiatan penertiban di kawasan Simpang Tiga Perumnas, Kecamatan Balikpapan Utara, Rabu (24/11) sore.

Ketika melakukan penertiban terhadap salah seorang pengemis, yang bersangkutan menolak untuk dibawa ke Markas Satpol PP Kota Balikpapan.

Di tengah penertiban tersebut, seorang pengamen berinisial F melarikan diri, sehingga dilakukan pengejaran oleh petugas dan berhasil diamankan.

Saat diamankan oleh petugas, pengamen itu juga berontak, hingga siku tangan pengamen tersebut mengenai mulut salah satu anggota Satpol PP. Sehingga dibalas dengan pukulan yang diarahkan ke pengamen tersebut oleh anggota Satpol PP.

“Di lampu merah Batu Ampar, biasanya ada pengemis, orangnya seperti sakit, tapi kok minta-minta. Padahal pemerintah pun punya kewajiban untuk membantu di Depsos. Saya informasi ke teman-teman, ternyata orang ini sering ketangkap. Kami beritahu pelan-pelan. Ada dua di sana, yang muda justru lari ketika tertangkap dipegang dua atau tiga orang, dia mengelak dan mengenai sikut anggota Satpol PP, kemudian terjadilah. Tapi itu watak, karena dia berontak,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menuturkan, anggotanya terpancing karena yang bersangkutan berontak, bahkan berteriak dan menantang petugas. Bahkan dengan kata-kata yang kasar

“Anggota membela diri, karena dia tambah berontak, teriak-teriak dan menantang. Ada juga yang berkata kasar,” jelasnya.

Keduanya, baik pengemis dan pengamen tersebut kemudian dibawa paksa ke Markas Satpol PP Kota Balikpapan untuk diberikan pembinaan.

Kemudian oknum Satpol PP Kota Balikpapan juga sudah meminta maaf kepada pengamen tersebut. Dan pengemis serta pengamen tersebut diserahkan ke Dinas Sosial.”Tetap kita paksa bawa, dalam video itu dilihat kekerasannya. Satpol PP tidak berbuat saja salah. Dan kemarin sudah minta maaf, kami jelaskan. Dan sudah diarahkan ke Depsos,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *