background img

NEW NORMAL TUNGGU GRAFIK CORONA TURUN

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi berbicara soal skenario pemberlakuan new normal di Kota Balikpapan. Salah satunya adalah syarat grafik kasus virus Corona atau Covid-19 di Balikpapan harus turun lebih dulu. Ditandai dengan angka R-Nought atau RO di bawah satu persen.

Dengan demikian, Kota Balikpapan untuk saat ini tentunya belum bisa menerapkan new normal. Sebab, arahan Presiden Joko Widodo adalah grafik RO wajib di bawah satu persen.

“Salah satu indikator yang disampaikan oleh bapak Presiden adalah grafik RO-nya harus di bawah satu,” kata Rizal saat penyampaian update terbaru wabah Corona di Balikpapan, Rabu (27/5) sore.
Saat ini, lanjut Rizal, grafik RO di Kota Balikpapan masih pada angka satu persen. “Kita tunggu minggu ini.

Sambil menyusun panduan protokol new normal yang sudah dibuat Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja dan Gugus Tugas Pusat,” ujarnya.
Selain itu pihaknya juga melakukan kajian untuk perizinan, rumah ibadah dan pertokoan termasuk jalan. “Diharapkan bagi masyarakat agar ikut serta menerapkan protokol kesehatan agar grafik RO turun di bawah angka satu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahakan, grafik RO adalah untuk menilai sejauh mana terjadi penularan dari pasien terkonfirmasi positif kepada orang sekitar.

“Contohnya minggu pertama kita ada enam kasus. Dari enam kasus yang ditularkan dua. Grafik ROnya 0,33 persen. Dan untuk data, kita ambil per minggu. Karena kalau bikin harian ini panjang sekali, selama tiga bulan,” ujar Dio, sapaan akrab Andi Sri Juliarty.
Wanita berjilbab itu menambahkan, kasus penularan Covid-19 pernah mengalami penurunan pada periode 20 hingga 27 April. Namun mengalami kenaikan pada 4 hingga 10 Mei, yakni tiga kasus menularkan lima orang atau 1,67 persen.

“Mudahan enggak naik lagi. Akhir bulan Mei ini, di tanggal 25 hingga 27 Mei ada empat kasus terkonfirmasi positif baru. Dari empat itu diharapkan tidak ada penulurannya ke lain,” ucapnya.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *