background img

NAIK TAJAM, BALIKPAPAN ZONA MERAH

4 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Balikpapan terus mengalami pertambahan dalam sepekan.

Berdasarkan data Satuan Tugas Covid-19 Kota Balikpapan, pada 1 Februari 2022 ini, telah terjadi penambahan sebanyak 40 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah tersebut mengalami penambahan hampir dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya, 31 Januari 2022, yang tercatat adanya penambahan sebanyak 23 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Kondisi ini menaikkan status Kota Balikpapan menjadi zona merah, setelah sempat sepekan berada di zona orange.

Balikpapan menjadi salah satu dari dua wilayah yang naik statusnya ke zona merah, setelah Kabupaten Kutai Timur.

Meski demikian, sesuai Inmendagri 7 tahun 2022, PPKM Kota Balikpapan masih level 1. Bahkan turun dibanding sebelumnya yang sempat berada di level 2.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarti selaku Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Balikpapan menjelaskan bahwa penurunan status PPKM tersebut karena karena cut off penilaian Inmendagri ini sampai tanggal 15 – 29 Jan 2022. Saat itu kasus di Balikpapan masih sangat rendah.

“Cut off adalah batas waktu penilaian oleh Kemenkes dan Kemendagri dalam Inmendagri No 7 tahun 2022 ini yaitu data kasus antara tanggal 15 – 29 Jan 2022. Jadi, data Balikpapan yang sangat naik 2 hari ini belum termasuk. Dan akan masuk dalam penilaian Inmendagri berikutnya yaitu 2 minggu depan,” kata perempuan yang akrab disapa Dio ini kepada wartawan, Rabu (2/2).

Oleh karena itu, Dio menuturkan, diperlukan upaya untuk mengendalikan kasus selama 2 minggu ke depan. “Kemarin ditemukan 23 kasus positif dan hari ini naik lagi 40 kasus positif sehingga Inmendagri berikutnya berpotensi naik ke level 2 atau 3,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.