background img

MUI MINTA JEMAAH HAJI BERSABAR

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun meminta masyarakat bersabar dan menunggu waktu pemberangkatan ke Tanah Suci, seiring dengan keputusan pemerintah yang tidak memberangkatkan haji tahun ini akibat pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan M Jailani mengatakan, sebagai salah satu syarat untuk pelaksanaan ibadah haji itu adalah istitha ‘ah atau kemampuan.

Bukan hanya mampu membayar ongkos keberangkatan atau dari segi kesehatan, tetapi juga proses perjalanan dari negara asal ke tanah suci itu juga menjadi pertimbangan.

Kondisi keselamatan jamaah haji ini harus menjadi pertimbangan untuk melaksanakan ibadah haji yang kemudian menjadi pertimbangan pemerintah dalam membuat kebijakan membatalkan keberangkatan.

“Kalau bicara kecewa tentunya banyak jamaah yang kecewa, tapi juga harus dipertimbangkan istitha ‘ah (kemampuan),” kata Jailani ketika diwawancarai wartawan, Jumat (4/6).

Pada dasarnya, keputusan pemerintah yang dibuat tersebut tentunya dilakukan dengan kajian-kajian yang mendalam yang melibatkan instansi-instansi yang ada dengan mempertimbangkan keselamatan jemaah haji ketika melaksanakan ibadah haji di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Bukan berarti pemerintah menghalangi jamaah haji untuk melaksanakan ibadah, tapi ini adalah bukti kecintaan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa untuk tahun ini, memang menuntut kembali agar jamaah lebih berlatih kesabaran.

Pada dasarnya kita mengikuti keputusan- keputusan pemerintah terkait pengelolaan ibadah haji, karena memang sesungguhnya untuk regulator penyelenggaraan ibadah haji itu ada di tangan pemerintah.

MUI ini ketika menerima informasi terkait kebijakan pemerintah terhadap pembatalan pelaksanaan ibadah haji tentunya itu adalah keputusan yang terbaik,” tambahnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *